Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Lusi, Mahasiswi Pascasarjana IPB Berprestasi Asal Tuban: Setelah Dapat Beasiswa, Beri Edukasi Secara Gratis

Aimatul Fauziyah • Kamis, 19 Oktober 2023 | 21:00 WIB

BERPRESTASI: Lusiana saat berpose di kampusnya Institut Pertanian Bogor (IPB).
BERPRESTASI: Lusiana saat berpose di kampusnya Institut Pertanian Bogor (IPB).

Lahir dari keluarga petani tak membuat Lusiana, 23, mengubur mimpinya. Meraih berbagai prestasi menjadi modal mahasiswi asal Desa Minohorejo, Kecamatan Widang ini menembus beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pascasarjana di Insitut Pertanian Bogor (IPB).

MEMPUNYAI tekad untuk terus mengembangkan potensi diri adalah kunci Lusiana meraih kesuksesannya saat ini. Sejak kecil, dia sangat suka belajar.

Tetapi tidak pernah terbayang olehnya bisa menuntut ilmu hingga sarjana.

Lusi, sapaan akrabnya mengatakan, hidup di pedesaan membuat banyak masyarakat beranggapan wanita tidak perlu berpendidikan tinggi.

‘’Anggapan itu tidak cocok dengan prinsip hidup saya,’’ kata dia.

Ingin mengubah stigma negatif tersebut, lulusan SMKN 1 Widang ini terus berupaya meningkatkan kompetensi dirinya dengan mencetak prestasi akademis.

Salah satu caranya dengan memperbanyak buku bacaan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuannya.

Hobinya membaca itu dimulai sejak di bangku sekolah menengah pertama (SMP) dan terus dilanjutkan hingga kuliah.

‘’Sering baca buku di perpustakaan dan suka menulis puisi,” ujarnya.

Kegigihannya dalam menuntut ilmu itu membawanya lolos seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) di program studi Ekonomi Syariah, Fakultas Keislaman, Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

Dia juga lolos beasiswa bidik misi. Selama kuliah, dia juga aktif di berbagai organisasi.

‘’Ikut organisasi internal dan eksternal kampus untuk mengembangkan pengalaman, jaringan, serta pengetahuan,’’ kata dia.

Meski sibuk dengan segudang kegiatan di kampus, anak pasangan Narto – Kasih ini tetap menyempatkan menjalani sejumlah hobinya. Seperti menulis puisi, membaca, dan mendaki gunung.

Dia bahkan pernah mendapat juara harapan I Lomba Essay nasional yang diadakan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Prestasi lainnya, Lusi bersama timnya meraih runner up Lomba Olimpiade Ekonomi Islam tingkat Jawa Timur di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.

Tak hanya itu, Lusi mengakhiri pendidikan sarjananya dengan lulus 3,5 tahun.

Keberhasilannya lulus lebih cepat semakin memotivasi untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi.

Namun bukan perjuangan jika tanpa kegagalan. Lusi gagal dalam seleksi pertama  pendaftaran beasiswa LPDP dalam negeri.

‘’Setelah gagal mendapat beasiswa, sempat kerja di salah satu butik di Tuban,’’ tuturnya.

Setelah bekerja sebagai supervisor dua bulan, Lusi memutuskan untuk melanjutkan perjuangannya dengan kembali mendaftar jalur beasiswa yang sama.

Setelah melalui perjuangan yang melelahkan, Lusi akhirnya dinyatakan lolos beasiswa LPDP dalam negeri pascasarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB).

‘’Di kampus ini memulai kegiatan baru untuk berkomunitas,’’ jelas dia.

Bersama penerima beasiswa LPDP lainnya, Lusi mendirikan Sayap Cakrawala.

Komunitas itu dibentuk untuk wadah berbagi ilmu seputar tips dan kiat mendapatkan beasiswa tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Komunitas tersebut didedikasikan untuk orang-orang yang ingin berjuang mendapatkan beasiswa LPDP.

‘’Kita menyediakan mentor dari penerima beasiswa LPDP dari dalam negeri maupun luar negeri,” jelasnya.

Lusi menjelaskan kegiatan komunitas tersebut adalah mentoring atau memberikan ilmu cara mendapatkan beasiswa.

Dimulai dari tahap pendaftaran essay, tes kemampuan dasar, hingga tes wawancara.

‘’Semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan beasiswa,” tandas Lusi. (zia/yud)

Editor : Amin Fauzie
#mahasiswi #Tuban #berprestasi #beasiswa #Lusiana #ipb