Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kandungan Kalsium Daun Kelor Empat Kali Lebih Tinggi dari Susu

Dwi Setiyawan • Selasa, 31 Oktober 2023 | 16:58 WIB
Photo
Photo

RADARTUBAN-Jangan sepelekan daun kelor. Sejumlah jurnal ilmiah menyebutkan kandungan kalsium per 100 gram daun kelor empat kali lebih tinggi dari susu. Begitu juga vitamin C-nya tujuh kali lebih tinggi dari jeruk.


‘’Tingginya gizi dan vitamin daun kelor patut jadi pilihan makanan untuk memperbaiki kondisi gizi anak, khususnya yang mengalami stunting,’’ ujar dokter spesialis obstetri dan ginekologi Andree Hartanto, dikutip dari Antara.


Selain memiliki kandungan vitamin dan kalsium yang tinggi, kata dia, daun kelor memiliki protein nabati tertinggi dari semua sayur. Kandungan vitamin C, vitamin B, dan zat besi-nya juga tinggi. Menurut dia, sudah banyak jurnal ilmiah yang membuktikan manfaat daun kelor bagi kesehatan tubuh, khususnya bagi perbaikan gizi anak-anak yang mengalami stunting.


‘’Daun kelor juga amat bermanfaat bagi ibu hamil karena makanan tersebut dapat meningkatkan zat besi sebelum dan saat kehamilan serta saat menyusui sehingga menurunkan risiko anak mengalami stunting,’’ kata alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi itu.


Karena itu, kata Andree, meski tidak ada susu sapi, Tuhan menciptakan daun kelor yang tinggi kalsium dan vitamin D.


Meski demikian, lanjut dia, mengonsumsi daun kelor saja tidak cukup untuk memulihkan kondisi fisik anak yang terdampak stunting. Ibu juga harus memastikan anaknya mengonsumsi protein hewani dan protein nabati lainnya secara cukup dan seimbang.

Dia menyebut penanganan stunting memerlukan strategi yang holistik selain memastikan konsumsi makanan yang bergizi bagi anak-anak.


Kasus stunting di Indonesia pada kurun 2022 mencapai 21,6 persen dari populasi balita. Angka tersebut menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai 24,4 persen. Pemerintah menargetkan jumlah kasus stunting pada 2024 menurun hingga angka 14 persen.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#stunting #memperbaiki kondisi gizi #kandungan daun kelor #daun kelor