Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tri Erni Hudayati, Raih Penghargaan Anugerah Literasi Internasional, Sudah Menjadi Hobi, Ketika Traveling Pun Tetap Menulis

Andreyan (An) • Kamis, 11 Juli 2024 | 22:00 WIB

 

Tri Erni Hudayati saat memperoleh penghargaan Anugerah Literasi Internasional dan Tour Aksara di Kuala Lumpur, Malaysia.
Tri Erni Hudayati saat memperoleh penghargaan Anugerah Literasi Internasional dan Tour Aksara di Kuala Lumpur, Malaysia.

 

Berkat konsistensinya menekuni dunia kepenulisan selama bertahun-tahun, Tri Erni Hudayati, berhasil meraih beragam penghargaan di bidang literasi. Terbaru, Kepala SMK Negeri Rengel itu menerima penghargaan Anugerah Literasi Internasional dan Tour Aksara di Kuala Lumpur, Malaysia. 

RAMAH. Itulah kesan pertama yang wartawan koran ini rasakan ketika berjumpa dengan kepala sekolah berprestasi tersebut.

Sosoknya yang tenang dan kalem, relate menggambarkan karakter seorang literat. Terlebih, ketika berbicara: tegas dan mudah dipahami.

Semua itu tidak lepas dari latar belakangnya sebagai penulis dan dan pembaca yang baik.

Kepada Jawa Pos Radar Tuban, Erni—sapaan akrab—Tri Erni Hudayati—mengungkapkan bahwa menulis sudah menjadi bagian hidupnya.

Meski di tengah kesibukan tugasnya sebagai kepala sekolah.

Namun semangatnya untuk terus menghasilkan karya tulis tidak pernah lekang.

Hingga pada puncaknya, akhir Juni lalu, dia diundang ke Kuala Lumpur, Malaysia untuk menerima penghargaan tingkat internasional.

Sebelum itu, sudah banyak penghargaan yang diraih Erni.

Pada 2020, melalui Forum Indonesia Menulis, dia berhasil dinobatkan sebagai Guru Motivator Literasi.

Goresan karyanya itu masuk dalam buku berjudul Guru Limited Edition : Jejak-Jejak Inspiratif Menjadi Guru Kelas Dunia.

Perjalanan menulisanya kemudian berlanjut di tahun 2022, yang turut menuangkan karya pada buku yang bertajuk Seribu Bait Cinta Sang Guru dan di tahun 2023 dalam buku yang berjudul Senandung Merdeka Sang Pendidik Bangsa.

‘’Alhamdulillah bisa menghasilkan karya yang bisa dinikmati oleh para pembaca,’’ ujarnya.

Kesuksesannya dalam bidang menulis itu terus berlanjut.

Usai lulus pascasarjana Universitas Negeri Surabaya, dia menjadi pemenang dalam writevator Indonesia dengan karyanya yang berjudul The Writer Travelling.

‘’Bersyukur bisa mendapatkan pengalaman berharga ini,’’ tuturnya.

Berkat karyanya itu, mantan Kepala SMK Negeri Trucuk, Bojonegoro itu berangkat menuju Forum Literasi Internasional Tour Aksara Tiga Negara (Malaysia, Singapura, dan Thailand).

‘’Sesuai dengan judulnya, di sana tidak hanya jalan-jalan tapi juga menulis,’’ terang dia.

Kepala Sekolah berusia 54 tahun itu juga mendapat pengalaman berharga dalam seminar bertamu dengan Dik Doank dan Toni Cihuy pemenang Indonesia’s Got Talent.

‘’Senang sekali bisa belajar dari para publik figur terkenal, yang biasanya dilihat di televisi sekarang bisa melihat secara langsung,’’ ungkapnya.

Selama mengunjungi tiga negara Asean, Erni mengunjungi tempat-tempat bersejarah dan tersohor mulai dari bukit St. Paul, Patung Merlion, Universal Studio, Petronas, dan masih banyak lagi yang lainnya.

‘’Kami juga mengunjungi KBRI di Malaysia dan sekolah antar bangsa,’’ imbuhnya.

Setelah lawatannya di tiga negara, Erni mengaku sangat senang dan semakin terpacu untuk terus berkarya melalui tulisan.

‘’Perjalanan tersebut tak cukup kata untuk menggoreskannya dengan pena, sebab banyak kalimat yang tak terprosakan,’’ pungkasnya. (*/tok)

Editor : Adib Turmudzi
#prestasi #literasi #inspirasi #penghargaan #menulis