Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Debut Perdana Cahya Khoirun Nisa, Pebulu Tangkis Tuban Raih Juara 1 Bulutangkis O2SN Jawa Timur 2024

Andreyan (An) • Kamis, 12 September 2024 | 21:05 WIB

Photo
Photo

 

Meski baru pertama kali menginjakkan kaki pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Jawa Timur, Cahya Khoirun Nisa sukses menorehkan prestasi membanggakan. Di debut perdananya tersebut, dia berhasil menyabet juara 1 cabang olahraga (cabor) badminton nomor tunggal putri.

ANDREYAN, RADARTUBAN

Rasa suka cita masih menghinggapi Cahya, saat dihubungi Jawa Pos Radar Tuban via sambungan telepon, Kamis (5/9) lalu.

 Dengan perasaan berbinar-binar, gadis 17 tahun itu menceritakan pengalamannya saat berhasil mengharumkan nama Kabupaten Tuban di tingkat provinsi.

Perjuangan yang dilewatinya tak mudah. Meski harus bermandikan keringat setiap kali menjalani latihan.

 Cahya mengaku bersyukur, usahanya selama ini berbuah manis dengan raihan medali dari cabor yang ditekuninya itu.

Sejarah baru diciptakannya sepanjang mengikuti gelaran O2SN. Gadis asal Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan itu mengungkapkan, biasanya sepanjang keikutsertaannya dalam ajang tersebut raihannya mentok sampai di tingkat kabupaten.

 Debutnya di tingkat provinsi cukup manis dengan torehan gelar juara.

Ada cerita menarik dari cabor yang digelutinya itu. Diungkapkan dia, badminton mulanya bukan kegemarannya.

 Cahya menuturkan, jika sebelumnya cabor yang tekuninya adalah karate.

Karena cabor bela diri tersebut tidak mendapatkan restu dari ibunya, akhirnya dia diarahkan untuk menekuni olahraga badminton.

 ‘’Dulu pingin menekuni karate tapi tidak mendapatkan restu dari orang tua,’’ ujar dia.

Rasa penasarannya untuk menekuni karate itu harus pupus di kelas 3 SD lantaran tidak mendapat restu dari ibunya.

‘’Mama khawatir dengan risiko yang terjadi jika mendalami olahraga bela diri. Sebab, risiko benturannya cukup tinggi. Jadi mama khawatir kalau terjadi apa-apa,’’ ungkap dia.

Sejak saat itu, badminton menjadi salah satu bagian dari perjalanan hidupnya.

Gelar juara badminton tingkat provinsi yang diraihnya itu menjadi lecutan semangat bagi Cahya agar bisa berkembang lagi.

‘’Target selanjutnya adalah bisa mempertahankan gelar ini dan bisa meraih juara di event olahraga lainnya,’’ tandasnya. (*/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Bulu Tangkis #badminton #Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) #Juadah