Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Renita Ardiyanti, Pencetus JDor Rengel Tuban yang Sempat Disepelekan dan Dianggap Hanya Cari Keuntungan Pribadi

Hardiyati Budi Anggraeni • Jumat, 27 September 2024 | 01:57 WIB

Ketua DPRD Tuban Sementara, Gaguk Sudarmono menyerahkan penghargaan Motivator UMKM Kabupaten Tuban kepada Renita Ardiyanti.
Ketua DPRD Tuban Sementara, Gaguk Sudarmono menyerahkan penghargaan Motivator UMKM Kabupaten Tuban kepada Renita Ardiyanti.

Renita Ardiyanti tidak pernah membayangkan bakal menerima penghargaan sebagai Motivator UMKM Kabupaten Tuban. Idenya membikin jasa delivery order yang diawali saat pandemi Covid-19 itu hanya bertujuan untuk membantu pelaku UMKM dalam memasarkan produknya.
HARDIYATI BUDI ANGGARAENI, RADARTUBAN

EKSPRESI kebaha­gia­an itu terlukis di wajah Renita Ardi­yan­ti usai menerima penghar­gaan sebagai Moti­vator UM­KM dari Dinas Ko­perasi, UMKM, dan Per­­da­gangan (Dis­ko­pum­­dag) Tuban.

‘’Ini (penghargaan, Red) me­rupa­kan kebang­gaan seka­ligus menjadi untuk terus memoti­vasi para pe­laku UMKM untuk terus ber­kembang,’’ katanya.

Lahir dari orang tua yang juga pelaku UMKM, Reni—sapaan akrabnya—paham be­tul bahwa satu di antara tantangan tersulit pelaku UMKM adalah mencari pem­beli atau pelanggan. Se­hingga, ilmu marketing sangat dibu­tuhkan untuk memasarkan produk yang telah diproduksi.

‘’Karena saya tahu rasanya (sulitnya menjual barang, Red) seperti apa, akhirnya saya mem­buat jasa delivery order area Rengel. Tujuan­nya, untuk me­mudahkan pelaku UMKM menjual barangnya,’’ tutur pe­rem­­puan yang jual pelaku UM­KM asal Keca­matan Rengel itu.

Disampaikan Reni, ide jasa delivery order itu bermula saat pandemi Covid-19 pada medio 2020 lalu. Saat itu, dia sangat prihatin dengan kondisi pelaku UMKM yang terimbas kebijakan pember­lakuan pem­­batasan kegiatan masya­rakat (PPKM).

‘’Dari situ, akhirnya saya me­miliki ide jasa delivery order untuk mem­bantu para pelaku UMKM, khususnya di Keca­matan Rengel,’’ terang dia.

Tidak disangka, idenya itu terus berkembang hingga sekarang. Jika dulu hanya merambah UMKM di Kecama­tan Rengel, kini telah men­jangkau beberapa keca­matan sekitar. ‘’Alham­du­lillah, se­karang sudah me­rambah hingga Kecamatan Plumpang. Kalau di total, ada 330-an pe­laku UMKM yang ikut ke kami,” ungkapnya.

Namun begitu, upayanya membantu pelaku UMKM itu tidak lantas berjalan mulus. Awalnya, dia sempat anggap memanfaatkan pelaku UMKM untuk mendapat keuntungan pribadi.

‘’Ya, awalnya memang banyak yang menyepelekan. Ada yang menganggap bahwa saya hanya memikirkan keuntungan pribadi. Tapi lambat laun akhirnya banyak yang paham—bahwa niat saya tulus—membantu para pelaku UMKM untuk mema­sarkan produknya,’’ katanya berkisah.

Perempuan 29 tahun itu sangat bersyukur karena saat ini sudah banyak pelaku UMKM yang melek tek­nologi—bahwa jualan dari mana pun bisa dila­kukan secara online. (gi/tok) 

Editor : Yudha Satria Aditama
#motivator #UMKM #Jdor Rengel