Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Anggi Citra Alfiroh, Cewek Tuban Founder Komunitas Omah Jiwa yang Kampanyekan Pentingnya Kesehatan Mental

Hardiyati Budi Anggraeni • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 21:15 WIB

 

 

Photo
Photo

 

Melihat banyaknya masyarakat yang belum sadar akan pentingnya kesehatan mental, Anggi Citra Alfiroh membentuk sebuah komunitas untuk menyuarakan perlunya menjaga kesehatan mental. Bersama dengan anak-anak muda, dia memberikan edukasi serta layanan curhat online gratis melalui Omah Jiwa.

TAHUN 2020 menjadi tahun yang mencekam kala itu. Semua masyarakat seperti harus menyelamatkan diri dari virus Covid-19.

Aktivitas sosial menjadi serba terbatas, lantaran perubahan hidup yang signifikan.

Kondisi itu membuat beberapa orang depresi.

‘’Saat itu sudah ada pemberitaan terkait mental health, namun masyarakat masih kurang aware terkait,” ujar Anggi Citra Alfiroh, Founder Komunitas Omah Jiwa.

Sebagai seorang psikolog, Anggi paham betul bahwa saat itu banyak orang yang kesehatan mentalnya terganggu. Namun, tidak banyak orang yang memahami itu.

‘’Merasakan, tapi tidak memahami,’’ ujarnya.

Dari situ, dia memiliki inisiatif untuk membantu orang-orang yang mengalami depresi akibat virus yang menyebabkan puluhan hingga ratusan ribu orang meninggal tersebut.

Dan tekadnya semakin bulat setelah membaca hasil riset kesehatan dasar.

Disebutkan dalam riset tersebut, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk mendapatkan fasilitas layanan kesehatan mental.

‘’Akhirnya saya dirikan komunitas Omah Jiwa ini melalui online,’’ ujarnya yang saat itu belum menyandang profesi psikolog.

Di komunitasnya tersebut, Anggi memberikan edukasi perihal kesehatan mental melalui sosial media. Mengajak anak-anak muda dari seluruh Indonesia untuk menjadi volunteer di Omah Jiwa.

Bekerja sama untuk membagikan pengetahuan terkait pentingnya menjaga kesehatan mental.

‘’Mengajak anak muda untuk ikut agar menyuarakan bahwa kesehatan mental itu penting untuk dijaga,” katanya.

Selain memberikan edukasi, dia juga menyediakan curhat online secara gratis. Sebab, banyak orang yang tidak memiliki tempat untuk menuangkan perasaannya.

Padahal, memendam perasaan akan mengakibatkan gangguan kesehatan mental.

‘’Jadi, saya berikan curhat online gratis,” ujarnya.

Wanita yang bertempat tinggal di Kecamatan Semanding itu menyampaikan, curhat online ini selalu mendapatkan antusiasme masyarakat yang cukup positif.

Bahkan, beberapa kali terpaksa menutup layanan karena overload.

Meski masih sebatas komunitas online, Anggi berharap apa yang dilakukannya bisa berdampak bagi masyarakat.

Baik dari persepsi terkait mental health maupun edukasi masyarakat tentang kesehatan mental.

‘’Saya berharap bisa berdampak lebih luas dan menyadarkan masyarakat—bahwa bukan hanya kesehatan fisik yang perlu dijaga, tapi juga kesehatan mental,’’ pungkasnya. (*/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#mental healt issue #Boks #kesehatan mental #komunitas #mental health