RADARTUBAN - Nikmatnya santapan ketupat dan opor ayam, kue Lebaran, hingga momen kumpul bersama keluarga besar di tanah kelahiran adalah hal yang sudah sejak lama tak dirasakan Bobi Kalimanjaro.
Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban yang setiap tahunnya selalu bertugas di momen Lebaran tiba.
Sejak memutuskan mengadu nasib di Pulau Jawa pada 2012 silam, praktis sudah 13 tahun ini Bobi Kilimanjaro tak menyambangi tanah kelahirannya di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah saat momen Lebaran tiba.
Sebelum bertugas di BPBD pada 2016 silam, Bobi lebih dahulu merasakan asam garam bekerja di salah satu perusahan swasta di Tuban.
‘’Sejak bekerja di perusahaan swasta sampai sekarang berdinas di BPBD Tuban, belum bisa menyempatkan mudik di Kalimantan,’’ ungkapnya saat ditemui oleh Jawa Pos Radar Tuban, (28/3).
Rasa rindu terhadap kampung halamannya jauh lebih besar tugas serta amanah yang saat ini diembannya sebagai Pranta Pencarian dan Petolongan di BPBD Tuban.
‘’Rindu ingin menengok sanak keluarga di Kalimantan selalu ada, tapi tanggung jawab yang saya emban saat ini jauh lebih utama,’’ kata dia.
Dirinya hanya bisa menyapa sanak keluarga yang jauh dari dekapannya melalui via video call setiap kali Lebaran tiba.
Baginya, jarak bukanlah masalah baginya, selagi dapat melihat sanak keluarga tetap dalam kondisi sehat setiap harinya.
Pria yang saat ini tinggal di Desa Sugiwaras, Kecamatan Jenu itu selama momen Lebaran hanya bisa menyempatkan sedikit sela waktunya untuk berkumpul bersama anak dan istrinya, itu pun hari Lebaran kesekian.
‘’Setiap Lebaran, anak saya tak pernah absen menanyakan mengapa Lebaran masih bekerja,’’ ujar dia.
Dedikasinya terhadap profesi yang dijalaninya tak perlu diragukan lagi, bahkan pernah dialaminya saat tengah tidak melaksanakan piket ketika mendapatkan panggilan darurat, dirinya harus siap pada saat itu juga.
‘’Pernah saya alami saat lagi liburan bersama anak istri. Ketika panggilan darurat datang, mereka saya tinggalkan, saya langsung bergegas menuju kantor,’’ bebernya.
Selama melaksanakan tugas di hari Lebaran dari tahun ke tahun, banyak pengalaman yang masih membekas diingatannya.
Salah satunya saat mengevakuasi pengunjung wisata yang tenggelam di salah tempat wisata di Tuban.
‘’Paling sering yang saya dapati setiap kali Lebaran biasanya ada laporan pohon tumbang,’’ tandasnya. (*/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama