Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ariyono Alif, Frontliner Kantor Pos Indonesia Cabang Tuban Tetap Bertugas di Hari Lebaran

Shafa Dina Hayuning Mentari • Rabu, 9 April 2025 | 21:30 WIB

 

Photo
Photo

 

Lantaran tugas pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan, Ariyono Alif baru bisa merayakan Lebaran bersama keluarga setelah beberapa hari berikutnya. Pekerjaannya sebagai Frontliner Kantor Pos Indonesia menuntut dirinya tetap stand by pada hari H Idulfitri. Momen yang kadang menyedihkan itu sudah berjalan bertahun-tahun.

 

SATU di antara momen mengharukan bagi Ariyono Alif, adalah gema takbir di malam Idulfitri. Dan momen tersebut kembali terulang tahun ini. ‘’Sudah empat tahun ini saya tidak bisa merasakan Lebaran bersama keluarga pada hari H Idul Fitri,’’ ujar pria asal Kecamatan Kenduruan yang kini ngekos di Tuban itu.

Di saat yang lain berbagi suasana hangat dengan canda dan tawa bersama keluarga usai salat Idulfitri. Alif—sapaan akrabnya—masih harus berdiri tegar di balik meja pelayanan Kantor Pos Indonesia Cabang Tuban. Tugasnya sebagai frontliner membuat dirinya tidak bisa megambil libur Lebaran di awal.

Dedikasinya seperti penjaga gerbang komunikasi antarindividu saat hari raya tiba. Saat yang lain larut dalam suka cita perayaan Lebaran—merasakan opor, ketupat, dan kue kering yang tersaji di meja tamu, Alif masih dengan sabar merangkai paket, dokumen, dan barang kiriman yang datang—memastikan barang-barang tersebut sampai ke tujuan. Terhitung sudah empat tahun ini momen haru itu dilalui.

‘’Lebaran bukan hanya tentang berkumpul dengan keluarga saja, tetapi juga tentang memberi dan memenuhi kewajiban terhadap keluarga,’’ ujarnya. Dan itulah yang membuatnya tetap tegar bekerja di momen hari H Lebaran. 

Meski demikian, diakui Alif, sering kali merasakan kerinduan yang mendalam akan momen Lebaran bersama keluarga dan sanak saudara pada hari H Lebaran. Di balik parasnya yang teduh, tersembunyi dedikasi penuh terhadap pekerjaannya di kala semua orang menikmati suasana hangat bersama keluarga. Tangan-tangan yang terus bekerja tanpa henti itu dituntut untuk selalu stand by sebagai perantara harapan setiap orang yang menanti paket-paket itu tersampaikan. 

‘’Walaupun tak libur sebagaimana kebanyakan orang, saya begitu menikmati pekerjaan ini,’’ tandas pria jangkung itu. (*/saf) 

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#lebaran #idul fitri