(
RADARTUBAN - Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan tajinya dalam dunia panjat tebing nasional.
Atlet muda Berliana Putri Wijaya sukses mempersembahkan medali emas dari nomor speed junior putri dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing Kelompok Umur 2025.
Kompetisi yang berlangsung di Tangerang City Sport Climbing Center, Banten, ini menjadi saksi keunggulan Jawa Timur di kancah olahraga panjat tebing.
Dalam final yang digelar Minggu (22/6/2025) malam, Berliana mencatatkan waktu impresif 7,876 detik.
Catatan tersebut sekaligus mengantarkannya menjadi yang tercepat di antara para finalis dari berbagai provinsi.
Capaian ini juga memperkuat dominasi Jawa Timur yang selama ini dikenal sebagai salah satu provinsi unggulan di cabang olahraga ini.
Berliana mengakui bahwa tekanan sebagai wakil Jawa Timur sempat membebani mentalnya, terlebih karena provinsi tersebut sering menjadi juara umum.
Namun, dia mampu mengendalikan rasa cemas tersebut saat memasuki partai final.
"Awalnya terbebani, karena semua kayak mengandalkan harus bisa, harus juara satu dan tadi sebenarnya pas memanjatnya saya juga masih ada takut-takut sedikit," ujar Berliana kepada awak media.
Dia menambahkan bahwa motivasi terbesarnya adalah membuktikan kemampuan diri kepada orang-orang di sekitarnya. Semangat inilah yang mendorongnya untuk terus berlatih dan tampil maksimal saat pertandingan.
"Motivasi terbesar saya untuk menang adalah ingin menunjukkan ke orang-orang kalau saya bisa dan akan terus lebih semangat lagi ke depannya," ucapnya.
Di posisi kedua, atlet dari DKI Jakarta, Titan Cahaya Semesta, meraih medali perak dengan catatan waktu 8,575 detik.
Sementara itu, perunggu menjadi milik Nafatika Astuti dari Jawa Tengah yang mencatatkan waktu 11,057 detik.
Nafatika berhasil mengungguli rekan Titan sesama atlet Jakarta, Aninda Qalbi Arsyillah, yang finis di angka 13,69 detik pada perebutan tempat ketiga.
Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur 2025 ini diikuti oleh 375 atlet dari 26 provinsi di Indonesia.
Mereka merupakan atlet-atlet muda binaan dari Pengurus Daerah FPTI di masing-masing wilayah.
Ajang ini mempertandingkan berbagai nomor seperti boulder junior, boulder youth A dan B, lead junior, serta speed junior untuk kategori putra dan putri.
Sesuai regulasi terbaru dari PP FPTI yang berlaku sejak 2024, kategori usia dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu: junior (18–19 tahun), youth A (16–17 tahun), dan youth B (14–15 tahun).
Kompetisi ini menjadi wadah penting bagi para atlet muda untuk mengasah kemampuan sekaligus menjadi ajang seleksi untuk event nasional dan internasional.
Prestasi yang diraih Berliana Putri Wijaya menambah daftar panjang atlet Jawa Timur yang berprestasi di tingkat nasional.
Keberhasilannya dalam speed junior tidak hanya menjadi kemenangan pribadi, tetapi juga simbol keberhasilan sistem pembinaan olahraga di daerahnya.
Dia membuktikan bahwa dengan semangat, kerja keras, dan dukungan yang tepat, atlet muda Indonesia bisa meraih prestasi tinggi. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama