Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Cerita Haeydhar, Pelajar SMKN 2 Tuban Juara 1 LKS Jawa Timur yang Bermodal Gawai Pinjaman

Shafa Dina Hayuning Mentari • Senin, 22 September 2025 | 02:14 WIB
Haeydhar saat membawa piagam Juara 1 LKS Jawa Timur atas bakatnya.
Haeydhar saat membawa piagam Juara 1 LKS Jawa Timur atas bakatnya.

RADARTUBAN - Hanya berbekal bakat dan alat gambar digital pinjaman, Muhammad Zakky Haeydhar berhasil meraih predikat Juara 1 bidang Desain Maskot dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Jawa Timur tahun 2025.

Bagi pelajar SMK, Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Jawa Timur 2025 bukan hanya sekadar lomba.

Melainkan ajang bergengsi sebagai pembuktian prestasi. Di mata pelajar yang akrab disapa Haeydhar ini, LKS adalah panggung awal untuk mengembangkan bakat dan kreativitasnya.

Pelajar berambut sasak ini mengaku tak memiliki pengalaman kompetisi besar sebelumnya. Saat ikut lomba, dia hanya modal keberanian, semangat dan ide.

Untuk alat gambar digitalnya? Haeydhar sama sekali tak modal.

Dia menggambar dengan gawai pinjaman milik kakaknya.

Saat mengikuti lomba, siswa SMKN 2 Tuban ini tahu betul saingannya adalah ribuan siswa SMK di Jawa Timur.

Tapi ide karya yang spektakuler dan berbeda dari yang lain, membuatnya yakin. Berangkat dengan modal tersebut, siswa kelas XI jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) ini mulai mencari referensi konsep yang unik dan sesuai dengan tema lomba.

Saat membaca tema lomba, dirinya memulai riset kecil-kecilan tentang jenis hewan endemik yang terdapat di Jawa Timur.

‘’Saat itu ada banyak hewan yang menginspirasi, seperti trenggiling, lutung, rusa bawean. Tapi saya lebih tertarik dengan macan tutul yang saya namai Si Macco,” kata dia menjelaskan sumber ide.

Bukan sekadar maskot, remaja 17 tahun ini menghadirkan Si Macco dengan filosofi yang kuat.

Digambarkan sebagai macan tutul jawa yang cerdas dan berwawasan luas dalam menghadapi tantangan zaman yang berubah dengan cepat, Haeydhar menciptakan Si Macco dengan yang sikap berani, tegas, dan juga tenang.

Membuat karakter macan tutul jawa ini layak dijadikan pemimpin.

Remaja asal Kelurahan Sidorejo Kecamatan Tuban itu mengakui dunia desain masih terbilang baru di hidupnya. Dia mulai belajar secara otodidak sejak awal masuk ke jurusan DKV di SMKN 2 Tuban.

‘’Sejujurnya persiapan saya cuma modal bismillah dan usaha dari ilmu yang saya pelajari secara otodidak. Bahkan, peralatannya juga bukan milik sendiri. Saya harus meminjam dari kakak, itu pun harus bergantian memakainya,” katanya.

Baginya, menggambar menjadi tempatnya menuangkan mimpi dan harapan.

Namun, jalan untuk menekuni dunia gambar digital tidak semudah menggoreskan tinta diatas kertas. Harga perangkat yang bisa mencapai belasan juta menjadi salah satu hal yang menjadi kendalanya.

Namun, dibalik keterbatasan itu, Haeydhar tidak langsung menyerah. Dirinya terus belajar, mencoba, dan mengasah kemampuan dengan alat-alat yang ada saat ini.

Setiap garis yang dia gambar bukan hanya hasil dari keterampilannya saja, tetapi juga bagian dari mimpi dan tekadnya untuk menciptakan karya-karya terbaik selanjutnya.

Baginya, mengikuti ajang LKS ini menjadi bentuk kontribusi kreatifnya sebagai generasi muda.

Bahkan, hanya ucapan selamat yang diperolehnya setelah menjuarai LKS Jawa Timur 2025 cukup membuatnya bahagia dan semakin bersemangat untuk mengasah kemampuan desainnya,

‘’Saya ingin terus bertumbuh, berkarya, dan meningkatkan kemampuan sekaligus pemahaman teknik desain saya untuk bekal menjadi seorang ilustrator yang bisa memberikan dampak positif melalui visual yang bermakna,” tandasnya. (*/yud)

 

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#maskot #desain #smkn 2 #LKS Jatim #gawai #Jawa Timur