RADARTUBAN - Martina Ayu Pratiwi menjadi salah satu atlet paling disorot usai mencatatkan prestasi gemilang di SEA Games 2025 Thailand.
Martina Ayu Pratiwi tampil luar biasa di cabang triathlon putri dan sukses membawa pulang total tujuh medali.
Dalam ajang SEA Games 2025 Thailand tersebut, Martina Ayu Pratiwi memborong lima medali emas dan dua medali perak untuk Indonesia.
Raihan medali itu membuat namanya mencuat sebagai atlet dengan kontribusi terbesar bagi kontingen Merah Putih.
Prestasi Martina Ayu Pratiwi juga menempatkannya sebagai penerima bonus terbanyak dari Presiden Prabowo Subianto.
Pemberian bonus Presiden Prabowo dilakukan secara resmi di Istana Negara, Jakarta.
Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi negara terhadap perjuangan atlet nasional yang mengharumkan nama bangsa.
Martina Ayu Pratiwi mengaku sangat bersyukur atas bonus Presiden Prabowo yang diterimanya.
“Senang sekali dapat bonus, akhirnya cair. Alhamdulillah,” ujar Martina.
Bagi Martina Ayu Pratiwi, bonus Presiden Prabowo bukan sekadar penghargaan, melainkan juga amanah yang harus dimanfaatkan dengan baik.
Atlet triathlon Indonesia berusia 22 tahun itu menyatakan telah memiliki rencana jelas terkait penggunaan bonus tersebut.
Ia memilih menjadikan bonus Presiden Prabowo sebagai investasi jangka panjang.
Selain itu, Martina Ayu Pratiwi juga ingin membantu orang tua melalui hasil jerih payahnya di dunia olahraga.
“Bonus ini akan saya tabung untuk investasi ke depan, dan membantu orang tua. Saat ini juga sedang dipakai untuk renovasi rumah di Magetan. Prosesnya masih berjalan,” sebutnya.
Rencana renovasi rumah tersebut menjadi salah satu prioritas Martina Ayu Pratiwi saat ini.
Langkah tersebut menunjukkan sisi kedewasaan Martina Ayu Pratiwi dalam mengelola hasil prestasi di SEA Games 2025 Thailand.
Tak hanya fokus pada keluarga, Martina Ayu Pratiwi juga memberikan apresiasi kepada pemerintah.
Dia menilai dukungan pemerintah sangat berperan dalam menjaga semangat atlet triathlon Indonesia.
Dukungan itu disebutnya menjadi energi tambahan untuk terus berprestasi di level lebih tinggi.
“Terima kasih Bapak Presiden dan Bapak Menpora yang sudah mendukung kami para atlet. Dukungan ini sangat berarti dan tentu menjadi motivasi bagi kami untuk berprestasi ke jenjang yang lebih tinggi,” ucap Martina.
Meski telah meraih banyak medali di SEA Games 2025 Thailand, Martina Ayu Pratiwi menegaskan tidak ingin cepat puas.
Ia menyadari persaingan di dunia triathlon internasional masih sangat ketat.
Martina Ayu Pratiwi telah menyusun target jangka pendek dan jangka panjang.
Asian Games menjadi fokus terdekat setelah sukses di SEA Games 2025 Thailand.
Sementara itu, Olimpiade menjadi impian besar yang ingin diwujudkan oleh Martina Ayu Pratiwi.
“Target jangka panjang tentu Olimpiade ya, semoga bisa lolos. Untuk tahun ini fokus Asian Games, dan SEA Games berikutnya. Yang terpenting bagaimana menjaga performa dan konsistensi,” jelasnya.
Komitmen menjaga konsistensi menjadi kunci utama bagi Martina Ayu Pratiwi.
Pada saat pemberian bonus Presiden Prabowo, Presiden Prabowo Subianto bahkan terlihat menghitung langsung jumlah medali yang diraih Martina Ayu Pratiwi.
Perhatian tersebut menjadi simbol pengakuan negara terhadap prestasi atlet triathlon Indonesia.
Dengan usia yang masih muda, Martina Ayu Pratiwi dinilai memiliki masa depan panjang di dunia olahraga.
Prestasinya di SEA Games 2025 Thailand menjadi bukti bahwa kerja keras dan disiplin mampu menghasilkan pencapaian besar.
Kisah Martina Ayu Pratiwi diharapkan dapat menginspirasi generasi muda Indonesia untuk berani bermimpi dan berjuang melalui jalur prestasi. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama