Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Berawal Celetukan SMA, Cindi Aulia Kini Bersinar di Balik Mikrofon UPN Radio

Shafa Dina Hayuning Mentari • Senin, 26 Januari 2026 | 07:27 WIB
Cindi Aulia Septiara.
Cindi Aulia Septiara.

RADARTUBAN - Banyak orang yang percaya bahwa ucapan adalah doa.

Inilah yang dialami Cindi Aulia Septiara.

Berawal dari celetukan iseng ingin bercita-cita sebagai announcer sewaktu SMA, siapa sangka kini gadis ini justru sukses menjadi sosok terkenal di balik mikrofon AK UPN Radio.

Ketertarikan Cindy, sapaannya bermula ketika dirinya sering melihat konten Kani Laras, seorang penyiar kondang di Jogja yang muncul di lini masa media sosialnya.

‘’Awalnya aku merasa keren saja. Waktu SMA di tanya cita-cita, tanpa pikir panjang aku jawab ingin jadi announcer. Ternyata malah jadi kenyaataan,” kenang perempuan muda ini.

Menjadi penyiar ternyata bukan sekadar bermodalkan suara yang merdu.

Bagi dara muda asal Desa Bogorejo, Kecamatan Bancar ini, seorang announcer wajib melek informasi karena berbagai materi siaran akan selalu mengikuti tren terkini, memerlukan kecekatan, dan pastinya dituntun untuk memiliki public speaking yang mumpuni.

Selain itu, dia mengaku, jika dirinya juga merasa perlu untuk memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi.

Khususnya ketika harus mewawancarai narasumber dengan beragam karakter dan latar belakang.

‘’Ada tamu yang semangat cerita, ada yang harus dipancing dulu. Aku harus bisa menyeimbangkan energi mereka saat siaran maupun saat off record," ujar alumni SMAN 1 Tambakboyo ini.

Demi totalitas sebagai seorang announcer, perempuan 21 tahun ini sengaja mengosongkan jadwal kuliah di hari Senin agar dirinya bisa fokus siaran selama dua jam di pagi hingga siang hari. Popularitasnya pun meningkat.

Dia kini lebih dikenal di lingkungan kampus hingga eksternal kampus yang mengenal dan kerap menyapanya saat hendak siaran.

Bagi mahasiswi semester enam jurusan Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur ini, kunci kesuksesannya sederhana, yakni menghargai proses dan mengusahakan yang terbaik.

Walau sempat pesimistis saat seleksi sebagai penyiar, dia membuktikan bahwa usaha dan niat tidak akan mengkhianati hasil.

Bahkan, dirinya ingin semakin mendalami dan berkarir di bidang hiburan dan media.

‘’Menurutku semua orang bisa jadi apa pun, asalkan ada kemauan untuk serius belajar,” pungkas gadis Virgo ini.(saf/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #radio #sma #upn #Bancar