RADARTUBAN - Dan berkat dari kebiasaannya tersebut, siswi TK Kartini, Desa Temandang, Kecamatan Merakurak ini berhasil meraih juara 1 jenjang TK A pada Festival Coding Anak Jawa Pos Radar Tuban bekerja sama dengan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) PGRI Kabupaten Tuban.
Setelah menerima lembar coding yang dibagikan pantia, perhatian Helen Elmeera Zaida Afriansyah, 6, langsung fokus untuk mewarnai.
Pensil warna dan segala perlengkapannya sudah ditempatkan di posisi yang pas dan nyaman baginya.
Waktu 90 menit untuk mewarnai gambar Kartini dengan pola koding dimanfaatkan dengan sangat baik. Setiap detail gambar diubah dengan sangat baik dan terlihat hidup.
Baca Juga: 290 Finalis Ramaikan Festival Coding Anak Jawa Pos Radar Tuban Bersama IGTKI Kabupaten Tuban
Akhirnya, dari gambar dasar karikatur Ibu Kartini, pakaian yang dikenakan tokoh emansipasi perempuan itu “dikoding” mengenakan busana batik. Dipadu dengan latar belakang taman dan rumah joglo.
Saat juri mengumumkan para pemenang dari harapan 3, 2, dan 1, lalu juara 3, dan 2, gadis yang karib disapa Elmera itu sempat berpikir tidak bakal mendapat juara. Namun, siapa yang menyangka, ternyata nama terakhir sebagai juara 1 jenjang TK A yang belum disebut oleh juri adalah namanya.
Seketika itu pula wajah gadis manis itu berbingar-bingar bahagia. ‘’Saya sangat senang menjadi juara,’’ ujarnya ketika diajak berbincang oleh Jawa Pos Radar Tuban.
Darmiyanti, ibunda Elmeera menceritakan bahwa anaknya memang sangat gemar mewarnai. Karena itu, sang anak sering diikutkan lomba mewarnai. Dalam beberapa event juga berhasil meraih juara.
Namun, baru kali ini sang buah hati meraih juara di tingkat kabupaten. ‘’Alhamdulillah, semoga ini (meraih juara 1, red) bisa menjadi momentum untuk meningkatkan kepercayaan dirinya, sehingga semakin berani dan semakin sering mengikuti lomba,’’ harapannya.
Dan juga baru di event lomba Jawa Pos Radar Tuban meraih piala dengan ukuran yang sangat besar dan uang pembinaan yang cukup banyak.
Lebih lanjut, Darmiyanti mengatakan, dari sekian perlombaan yang pernah diikuti anaknya, persiapan kali ini cukup lama. Semua itu demi meraih hasil yang maksimal.
Bahkan, saat hari H final pun sempat telat, karena kendaraan yang dikendarai mogok. ‘’Sempat panik, tapi alhamdulillah masih sempat, meski waktunya mepet banget ketika sampai di lokasi perlombaan,’’ ungkapnya.
Untungnya, si buah hati langsung fokus mewarnai saat tiba di lokasi. Dan meski proses mewarnainya cukup lama dibanding peserta lain.
Baca Juga: Festival Coding TK Tuban Capai Puncak, 290 Finalis Tunjukkan Kreativitas Terbaik
Namum, dari proses yang panjang itulah, akhirnya tim juri kepincut dengan hasil karya sang buah hati. ‘’Ini konsep gambarnya yang diinginkan anak sendiri, dan akhirnya berhasil,’’ pungkasnya. (*/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama