RADARTUBAN - Di usia yang masih belia, Atthaya Raisya Asyura, 6, sudah menanamkan prinsip konsistensi. Dia percaya bahwa konsistensi akan membawanya untuk meraih sukses.
Berkat prinsipnya dalam menjaga konsistensi. Setelah meraih nilai tertinggi di tingkat kecamatan, siswa TK Pertiwi, Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang ini berhasil meraih juara 2 jenjang TK B dalam event Lomba Coding Jawa Pos Radar Tuban bekerja sama dengan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) PGRI Kabupaten Tuban.
Sejak awal kompetisi, Raisya sudah menunjukan sinyal kuat sebagai salah satu peserta unggulan.
Menjadi yang terbaik di babak penyisihan tingkat kecamatan bukanlah garis akhir bagi Raisya, justru dari pencapaian itulah dia terus menjaga konsistensi hingga menuju kemenangan.
Baca Juga: Rutin Menggambar Sejak Dini, Nawa Raih Juara 3 Festival Coding Radar Tuban dan IGTKI
Menurut Wali Kelas Raisya, Inaiyatul Rochimah, anak didiknya itu merupakan pribadi yang ulet dan tekun, apalagi dalam bidang menggambar dan mewarnai.
Kebiasaan itu bahkan terlihat ketika mengikuti babak penyisihan.
Di saat sebagian besar peserta didiknya teralihkan fokusnya untuk segera keluar kelas dan bermain, Raisya tetap fokus pada lembar gambar lomba codingnya,
‘’Setelah meraih nilai tertinggi pada babak penyisihan tingkat kecamatan, Raisya semakin bersemangat latihan menghadapi babak final, alhamdulillah bisa meraih juara 2,’’ ujar dia kepada wartawan koran ini.
Disampaikan Ina–sapaan akrab Inaiyatul Rochimah, di babak penyisihan tingkat kecamatan, Raisya meraih nilai 97 yang membawanya menuju babak final yang diselenggarakan di Bravo Swalayan pada Sabtu (25/4).
Di babak akhir tersebut, Raisya sukses meraih nilai 93 dan berhasil mengamankan podium kedua.
‘’Anaknya sangat senang sekali ketika namanya diumumkan sebagai juara 2, sebelumnya tidak menyangka bisa meraih piala dan hadiah uang pembinaan,’’ beber guru 31 tahun itu.
Kendati baru pertama kali mengikuti lomba yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Tuban, kompetisi lomba coding itu merupakan event kesekian yang telah diikuti oleh bocah asal Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang itu.
‘’Sebelumnya sudah sepuluh kali ikut lomba di luaran sana,’’ ungkap Ina.
Lebih lanjut dikatakan olehnya, bakat seni yang dimiliki oleh anak didiknya itu terus dikembangkan melalui keikutsertaanya pada ekstrakurikuler mewarnai sekolah. ‘’Meski terampil dibidang seni, Raisya saat ditanya soal cita-cita ingin menjadi seorang dokter,’’ pungkasnya. (*/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama