RADARTUBAN.COM – Demi penilaian Adipura Kencana yang rencananya dilakukan dalam waktu dekat ini, para pedagang kaki lima (PKL) yang biasanya berjualan di Jalan Sunan Kalijaga, RE Martadinata, Basuki Rahmad, sekitar Alun-Alun Tuban, dan sejumlah jalan protokol lainnya diharap kerelaannya untuk libur mangkal selama 24 jam.
Semua itu demi kedatangan tim penilai Adipura Kencana.
Awalnya, tim penilai Adipura dijadwalkan hadir di Tuban Rabu (20/9).
Surat imbauan untuk mensterilkan sejumlah jalan protokol itu pun sudah menyebar dan viral di media sosial.
Namun, pada Selasa malam tiba-tiba diumumkan bahwa penilaian Adipura mundur.
Sehingga pada Rabu kemarin, para PKL masih boleh berjualan dan akan kembali diminta untuk tidak berjualan pada hari penilaian yang akan diinformasikan lebih lanjut.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistika, dan Persandian (Diskominfo SP) Tuban Arif Handoyo membenarkan terkait rencananya diliburkannya para PKL demi menyambut tim penilai Adipura Kencana ke Bumi Ronggolawe.
Namun, terang dia, sejauh ini pemkab belum mengeluarkan surat imbauan resmi terkait liburnya PKL.
‘’Selasa (19/9) malam kami sudah komunikasi dengan paguyuban dan PKL bahwa ada penundaan pelaksanaan (sekaligus mengkalirfikasi surat yang sudah beredar),’’ ungkap Arif ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban.
Mantan Kabag Hukum Setda Tuban ini menuturkan, informasi sementara, kedatangan tim penilai diperkirakan 22 atau 23 September.
Dia memastikan, surat edaran untuk meliburkan dagangan akan disebarkan maksimal satu hari sebelum kepastian pelaksanaan.
Dia meminta pengertian seluruh pedagang agar meliburkan diri dalam satu hari saja.
‘’Pedagang di sekitar Jalan RE Martadinata, Jalan Sunan Kalijogo, dan Alun-alun Tuban diimbau libur selama penilaian,’’ harap dia. (yud/tok)
Editor : Amin Fauzie