Semula, Yolla Luana Irmalia adalah model fashion show. Aktivitas tersebut dijalani selama SMA hingga kuliah. Dia memutuskan terjun sebagai make up artist (MUA) setelah polesan tangannya lebih menjual.
SETIAP kali dirinya dirias, gadis asal Desa Bejagung, Kecamatan Semanding itu selalu memperhatikan teknis perias memoles wajahnya hingga terlihat cantik.
‘’Setelah itu, saya mencoba make up diri sendiri. Hasilnya saya posting di story media sosial saya,’’tutur Yolla, panggilanya.
Setelah hasil make up-nya diunggah di media sosial, kata dia, banyak temannya yang tertarik dan ingin diriasinya.
‘’Pertama itu iseng. Malah makin banyak yang minta di-make up-in,’’ ujar alumni Unirow Tuban itu.
Setelah itu, dia banjir order rias kecil-kecilan. Konsumennya tak hanya anak-anak. Sebagian di antaranya orang dewasa.
Selama terjun menjadi perias otodidak, Yolla mengaku tak memasang tarif.
‘’Banyak yang bilang bagus, terus dikasih tahu kalau make up di saya,’’ ujarnya.
Setelah banyak yang meminta jasa make up-nya, gadis 23 tahun itu mulai berpikir menyeriusi hobinya untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah.
Karena itu, pada 2020 lalu, dia memutuskan mengikuti kursus rias pengantin solo putri di BL KI Tuban. Kursus tersebut diikuti di sela kuliah.
‘’Nyempetin, pagi sampai siang kursus, langsung lanjut berangkat kuliah,’’ kenangnya.
Merasa ilmunya belum cukup, pada 2021, Yolla meningkatkan keterampilannya dengan ikut pelatihan make up modern.
Dari pelatihan ini, dia belajar make up yang sedang tren. Setelah merasa kemampuannya cukup untuk mengikuti tren make up kekinian, dia lebih percaya diri mengenalkan hasil riasannya.
Hasilnya di luar dugaan. Permintaan meriah juga datang dari luar Tuban.
Sebelum merias, Yolla mengaku harus memahami request konsumennya. Di antaranya anak-anak muda yang cenderung tidak suka dengan make up tebal dan terlalu menor. Jadi banyak yang minta foundation-nya tidak terlalu tebal.
‘’Sekarang make up yang banyak disukai itu yang flawless atau natural gitu,’’ imbuhnya.
Sekarang, Yolla diajak kerja sama dengan studio foto dan sekolah modeling Tuban. (fud/ds)
Editor : Amin Fauzie