Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Viral Suhu di Tuban Mencapai 35 Derajat Celsius, Ini Penjelasan BMKG Tuban

Yudha Satria Aditama • Rabu, 27 September 2023 | 01:16 WIB
PANAS TERIK: Langit Tuban yang sama sekali tak diselimuti awan hingga membuat suhu semakin memanas.  (Yudha Satria Aditama/Radar Tuban)
PANAS TERIK: Langit Tuban yang sama sekali tak diselimuti awan hingga membuat suhu semakin memanas. (Yudha Satria Aditama/Radar Tuban)

RADARTUBAN – Media sosial (medsos) trending soal suhu di Tuban yang mencapai 35 derajat Celsius, Selasa (26/9/2023).

Tingginya suhu di Tuban tersebut dilihat dari alat takar cuaca di aplikasi ponsel dan gawai lainnya. Ditambah situasi di luar ruangan terasa lebih panas dari biasanya.

Bagaimana Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tuban menanggapi hal tersebut?

Kepala Stasiun BMKG Tuban Zem Irianto Padma mengatakan, suhu 35 derajat Celsius yang tertera pada aplikasi ponsel sifatnya hanya deteksi awal.

Tidak bisa dijadikan acuan karena sifatnya bukan kajian secara menyeluruh.

Menurut analisa data BMKG Tuban, suhu di Tuban beberapa hari terakhir hingga kemarin berkisar 31,1 derajat celcius.

‘’Suhu 31,1 derajat Celsius tersebut berdasarkan pengamatan cuaca realtime AWS atau parameter cuaca,’’ terang dia.

Mantan Kasubbid Pelayanan BMKG Juanda Tuban ini mengatakan, berdasarkan data pengamatan selama ini, suhu absolut yang menyentuk 35,4 derajat Celsius di Tuban hanya terjadi pada 7 Agustus 2016 dan 15 November 2018.

Kemudian sepanjang 2023, suhu maksimum absolut yang tercatat AWS tertinggi mencapai 33,8 derajat Celsius pada 18 dan 25 September.

‘’Jika ada aplikasi yang menunjukkan suhu lebih panas, itu kurang akurat,’’ ungkap dia.

Pejabat kelahiran Papua itu mengatakan, kondisi langit yang tanpa awan juga memperparah cuaca menjadi panas ekstrem.

Terik matahari langsung masuk ke bumi tanpa penghalang dari awan. Minimnya awan tersebut disebabkan adanya El Nino.

Maka dari itu, Zem mengimbau masyarakat lebih baik menghindari terik matahari langsung saat siang hari.

‘’Perbanyak minum air putih agar tidak dehidrasi dan kekurangan cairan dalam tubuh,’’ tegas dia. (yud/tok)

Editor : Amin Fauzie
#Tuban #BMKG #viral #suhu