RADARTUBAN - Seribu lebih guru raudlotul athfal (RA) se-Kabupaten Tuban mengikuti senam massal yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Ikatan Guru Raudlotul Athfal (PD IGRA) Tuban kemarin (11/10). Kegiatan dalam rangka mem peringati hari lahir (harlah) IGRA ke-21 itu digelar di Alun-Alun Tuban.
Selain senam massal, juga ditampilkan tari tradisional dari perwakilan zona kecamatan dan pembagian doorprize untuk peserta. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ahmad Munir, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Abdul Rahmat, serta seluruh jajaran pengurus IGRA dan pengawas RA.
Ketua PD IGRA Tuban Istianah mengatakan, sedianya, harlah IGRA diperingati 29 Oktober. Namun, karena pada tanggal tersebut bersamaan dengan Musyawarah Nasional (Munas) IGRA di Malang, sehingga perayaan diajukan kemarin.
‘’Kegiatan ini (senam massal, Red) sebagai wahana memperkuat silahturahmi dan solidaritas guru RA,’’ terang Isti—sapaan akrabnya. Dia berharap, melalui kegiatan tersebut, guru RA di Kabupaten Tuban semakin kompak.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Tuban Ahmad Munir mengatakan, IGRA menjadi wadah pengembangan kompetensi dan kreativitas guru yang pendidik di jenjang RA.
Dikatakan dia, IGRA Tuban mewadahi tiga lembaga pendidikan, yakni Raudlatul Athfal, Bustanul Athfal, Tarbiyatul Athfal.
‘’Guru RA memiliki semangat dedikasi yang tinggi dalam mendidik karakter pada anak. Itu selaras dengan upaya pemerintah mewujudkan Indonesia Emas 2045,’’ kata dia.
Munir—sapaan akrabnya—berharap agar guru RA mampu meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam mengajar. Sehingga berdampak pada kualitas pendidikan anak.
‘’Peningkatan kemampuan guru akan berdampak positif terhadap pendidikan karakter anak di bangku sekolah,’’ tuturnya. (fit/yud/tok)
Editor : Muhammad Azlan Syah