RADARTUBAN– Partai pengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres– cawapres) Ganjar Pranowo– Mahfud MD di Tuban begitu percaya diri bisa kembeli memenangi pertarungan pemilihan presiden (pilpres) di Bumi Ronggolawe. Bahkan dengan perolehan suara telak.
‘’Kami optimistis bisa memenuhi target perolehan suara hingga 62 persen,’’ kata Ketua DPC PDIP Tuban Andhi Hartanto, selaku parpol pengusung pasangan Ganjar-Mahfud.
Disampaikan Andhi— sapaan akrabnya, berkaca dari pilpres sebelumnya, pasangan capres-cawapres yang diusung PDI Perjuangan tidak pernah kalah di Tuban, baik saat Pilpres 2014 yang konstelasinya hampir mirip dengan Pilpres 2024 nanti, maupun pengalaman Pilpres 2019.
‘’(Konstelasi, Red) pilpres kali ini juga sama seperti Pilpres 2014. Saat itu, pasangan yang diusung PDIP juga harus melawan pasangan capres-cawapres yang diusung banyak parpol. Dan di Tuban menang.
"Kali ini kami juga yakin menang,’’ terang dia.
Dipaparkan Andhi, dalam sejarahnya di Tuban, perolehan suara pasangan capres-cawapres diusung PDIP selalu unggul jauh.
Pada 2014, perolehan suaranya mencapai 58,26 persen. Lalu di 2019 melejit menjadi 73 persen.
Menurutnya, perolehan suara di 2019 itu wajar. Sebab, saat itu Jokowi yang berpasangan dengan Kiai Ma’ruf Amin adalah incumbent.
‘’Tapi yang jelas, dalam kondisi apapun, pasangan capres-cawapres yang diusung PIDP selalu menang,’’ katanya begitu percaya diri.
Apalagi, lanjut Andhi, persaingan pilpres kali ini cukup berimbang, meski secara konstelasi hampir mirip dengan 2014.
‘’Keunggulan kami, adalah sokongan mengaet capres-cawapres yang kami usung. Siapa yang tidak tahu dengan kinerja Pak Ganjar dan Pak Mahfud MD, pasti masyarakat akan memilih beliau ini,’’ ujarnya tanpa ragu.
Karena itu, tegas dia, target kemenangan dengan margin 62 persen tidaklah sulit. (fud/tok)
Editor : Muhammad Azlan Syah