Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Diduga Pelaku Pembacokan Tangan Pelajar SMP, Lima Pemuda Komplotan ”Klitih Tuban” Diringkus

Yudha Satria Aditama • Sabtu, 4 November 2023 | 15:00 WIB
ILUSTRASI: Lima pemuda komplotan "klitih Tuban" yang diduga melakukan pembacokan tangan pelajar SMP di Widang
ILUSTRASI: Lima pemuda komplotan "klitih Tuban" yang diduga melakukan pembacokan tangan pelajar SMP di Widang

RADARTUBAN – Lima remaja yang diduga tergabung dalam gangster diringkus Polres Tuban.

Mereka yang meresahkan warga sekitar Kecamatan Widang tersebut diamankan dengan barang bukti sejumlah senjata tajam seperti celurit dan parang.

Mereka diduga kuat terlibat dalam aksi klitih ala Jogja karta tersebut yang meneror masyarakat di Kecamatan Widang pada sepekan terakhir.

Klitih merupakan kepanjangan kliling golek getih. Salah satu fenomena kejahatan jalanan ini terjadi di Jogyakarta dan sekitarnya.

Umumnya pelaku klitih adalah pelajar dan remaja. Kabar penangkapan lima pemuda tersebut dibenarkan Wakapolres Tuban Kompol Herry Moriyanto Tampake.

Dia menjelaskan, lima orang yang diamankan di polres setempat tersebut terkait dengan dua peristiwa berdarah di Kecamatan Widang.

Kedua peristiwa tersebut, begal terhadap korban pria parobaya dan aksi gangster yang menyebabkan tangan korbannya terputus.

‘’Sudah kami amankan sementara lima orang,’’ ujar dia di GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban menjawab pertanyaan Jawa Pos Radar Tuban.

Apa motif pelaku menyerang korban? Herry menjelaskan, satu kasus dilatarbelakangi pencurian sepeda motor yang dilakukan dengan kekerasan atau disebut begal.

Sedangkan satu kasus lain, diindikasi gangster yang dilakukan oleh sekelompok remaja dengan alasan belum jelas.

‘’Sebagian anak di bawah umur dan sebagian lagi sudah dewasa,’’ ungkap mantan Kapolsek Driyorejo, Gresik itu.

Apakah ada indikasi kelompok gangster lain? Herry mengatakan, sempat ada laporan dari masyarakat terkait kelompok gangster lain yang beredar di sekitar Kecamatan Plumpang.

Untuk memastikan informasi tersebut, kata dia, petugas sudah melakukan patrol blue light
pada jam rawan mulai pukul 00.00 - 03.00.

“Kami sudah siagakan tim untuk patroli di jam rawan, tapi untuk sementara ini masyarakat lebih waspada pada malam hari,” ujarnya.

Apa yang dicari para anggota gangster tersebut? Herry menjelaskan pelaku baru saja diamankan petugas dan proses penyidikan masih berlangsung.

Dia berjanji dalam waktu dekat akan mengamankan seluruh pelaku dan akan menunjukkan kepada awak media.

“Tunggu informasi lengkap nya nanti saat rilis karena dari lima orang ini masih kami kembangkan,” kata alumni Akpol 2009 itu.

Herry memastikan tidak ada motif perguruan silat dalam kasus pembacokan tersebut. Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan kabar bohong yang beredar di media sosial.

Terlebih, spekulasi yang nantinya dapat merugikan kelompok tertentu. ‘’Ini berbeda ke lompok dengan gangster sebelumnya (yang sudah pernah diamankan polres),’’ tutur dia.

Herry meluruskan sejumlah disinformasi yang beredar di media sosial. Salah satunya yang menyebut bahwa aksi pembacokan terhadap siswa hingga tangannya terputus
itu sempat terekam CCTV (closed circuit television) di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

‘’Rekaman CCTV di SPBU itu tidak ada kaitannya dengan aksi gangster karena rentang waktunya berbeda dengan kejadian,’’ tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang SMP asal Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan ditemukan dalam kondisi tangan kanan putus yang diduga ditebas
senjata tajam.


Berdasarkan penuturan tetangga korban, pelajar tersebut baru pulang umrah bersama
ke dua orang tuanya.

Saat ini korban yang masih ber usia 13 tahun menjalani perawatan inten sif di salah satu rumah sakit di Surabaya. Diduga pelaku pembacokan tersebut geng klitih.(yud/ds)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Tuban #senjata tajam #meresahkan #gangster #remaja #GOR #jogjakarta #umrah #polres #Motif #begal #patrol #widang #klitih #Kompol Herry Moriyanto Tampake #kliling golek getih