RADARTUBAN – Tuban Abirama, ruang publik yang menempati eks Rest Area diproyeksikan siap beroperasi Januari mendatang.
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menegaskan, fasilitas untuk menggerakkan roda ekonomi kreatif (ekraf) itu saat ini sudah memasuki tahap finishing dan diperkirakan sudah selesai Desember.
Kepada Jawa Pos Radar Tuban, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengatakan, penyempurnaan ruang publik yang berlokasi di Jalan RE. Martadinata itu diupayakan rampung Desember dan bisa dibuka Januari 2024.
Alasan hingga saat ini pemkab belum membuka Tuban Abirama untuk umum karena masih ada beberapa fasilitas yang harus disempurnakan.
‘’Bangunan sudah selesai, tinggal dirapikan biar semua benar-benar siap,” kata dia.
Mas Lindra—sapaan akrab nya mengaku pembangunan Tuban Abirama masih on the track. Artinya, belum ditemukan kendala selama proses pembangunan.
Kapan persisnya Tuban Abirama dirilis? Bupati termuda sepanjang sejarah kepemimpinan Tuban itu masih merahasiakan.
Dia hanya menjawab tanggal peresmian Tuban Abirama akan menjadi kejutan masyarakat. ‘’Itu (tanggal pasti Tuban Abirama dibuka) surprise,” pungkas Mas Lindra.
Sementara itu, dalam diskusi bersama pelaku Ekraf di Pendapa Kridha Manunggal Senin (13/11), bupati lulusan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu mengungkapkan, Tuban Abirama dipersiapkan sebagai fasilitas publik untuk mengasah kreativitas.
Salah satu tujuannya agar pegiat ekonomi kreatif dapat melakukan pertunjukan atau menampilkan karyanya.
‘’Harapannya setiap minggu ada tampilan dari pegiat ekonomi kreatif di Tuban Abirama,” ungkapnya.
Di depan pegiat Ekraf, Mas Lindra berpesan, fasilitas publik Tuban Abirama jangan sampai mangkrak.
Bangunan tersebut harus benar-benar dimanfaatkan untuk menjadi wadah karya-karya masyarakat Tuban.
Mas Lindra berharap, melalui public space tersebut, dari karya yang kecil diharapkan dapat menjadi karya yang lebih besar.
‘’Pemkab sudah memberikan fasilitas tempat publik, selanjutnya masyarakat bertugas meramaikan fasilitas tersebut agar tidak mangkrak,’’ tegas dia. (fit/yud)
Editor : Amin Fauzie