RADAR TUBAN – Kesadaran kelompok tani di Kabupaten Tuban menggunakan pupuk organik melalui inovasi Puas di Hati (Pupuk Asli Dihasilkan Petani) dan Gerbang Pertama (Gerakan Bangkit Pertanian Menuju Alam) Pemkab Tuban, mendapat apresiasi dari Pemprov Jawa Timur. Rabu (15/11) lalu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky dianugerahi penghargaan Peduli Ketahanan Pangan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Khofifah mengatakan, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kesadaran kelompok tani di Kabupaten Tuban dalam memanfaatkan pupuk organik.
Dia menerangkan, pupuk organik berdampak positif terhadap kualitas hara tanah. Juga dapat menurunkan ongkos produksi sekaligus meningkatkan kualitas hasil panen hampir dua kali lipat.
‘’Dari semula 7 ton per hektare meningkat menjadi 12 ton per hektare. Ini sekaligus menjadi best practice yang dapat ditiru petani lain nya,’’ tegas Khofifah.
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menuturkan, penghargaan yang diterima harus dijadikan motivasi untuk semakin meningkatkan hasil pertanian di Kabupaten Tuban, wabil khusus penggunaan pupuk organik.
Untuk mengoptimalkan upaya tersebut, kata Mas Bupati, panggilan akrabnya, Pemkab Tuban meluncurkan inovasi Puas di Hati dan Gerbang Pertama. Dia menerangkan, Puas di Hati merupakan inovasi yang memfasilitasi produksi pupuk organik yang dikelola secara agrobisnis oleh petani untuk percepatan pening katan produksi pertanian dan pendapatan petani.
Sedangkan Gerbang Pertama, kata Mas Bupati, merupakan inovasi gerakan pertanian pro organik dengan tujuan agar petani berminat menggunakan pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah sebagai solusi terhadap masalah yang ditimbulkan oleh pupuk kimia.
Menurut dia, inovasi ini sekaligus mendorong petani untuk memproduksi pupuk organik secara mandiri.
‘’Pemkab Tuban berkomitmen mewujudkan Kabupaten Tuban yang mandiri dan berdaulat pada sektor pangan, meliputi tanaman pangan, perkebunan, hortikultura, peternakan, dan perikanan,’’ tegasnya. (tok/ds)
Editor : Muhammad Azlan Syah