Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Akhirnya, Persatu Gelar Seleksi Pemain, Manajemen Resmi di Bawah Kendali Suporter

M. Mahfudz Muntaha • Sabtu, 25 November 2023 | 21:35 WIB
PERSIAPAN MEPET: Seleksi calon pemain Persatu Tuban di Stadion Lokajaya, Jumat (24/11).
PERSIAPAN MEPET: Seleksi calon pemain Persatu Tuban di Stadion Lokajaya, Jumat (24/11).

RADARTUBAN – Setelah melalui proses komunikasi dan negosiasi yang cukup melelahkan, Persatu Tuban akhirnya resmi dikelola oleh suporter.

Tanpa fafifu, Jumat (24/11) manajemen baru Persatu langsung melakukan seleksi pemain.

Sebanyak 60 peserta mengikuti seleksi yang berlangsung di Stadion Lokajaya. Seluruh peserta merupakan pemain-pemain junior lokal Tuban.

‘’Hari ini (kemarin, Red) merupakan seleksi pertama,’’ kata Media Officer Persatu Tuban Solihul Anwar.

Disampaikan dia, dari 60 peserta yang mengikuti seleksi, selanjutnya dipilih 27 peserta untuk mengikuti seleksi tahap kedua yang digelar hari ini, Sabtu (25/11). Termasuk peserta seleksi dari pamain senior.

‘’Karena regulasi mengharuskan tujuh pemain senior, sehingga kami juga akan melakukan seleksi untuk pemain senior,’’ ujarnya.

Meski demikian, terang Solihul, para pemain senior juga tetap dilakukan seleksi. Artinya, tidak langsung mencari tujuh pemain senior untuk ditetapkan sebagai punggawa Laskar Ronggolawe—sebutan Persatu Tuban, tapi tetap melalui proses seleksi.

‘’Jadi, ada seleksi dulu, baru setelah itu mengisi slot tujuh pemain senior,’’ katanya.

Sejauh ini, terang dia, seleksi pemain tanpa didampingi pelatih. Sebab, hingga saat ini Persatu belum memiliki pelatih.

‘’Yang pasti, nanti pelatihnya dari luar Tuban, karena untuk pelatih Liga 3 harus berlilensi,’’ ujarnya.

Berdasar informasi yang diterima Jawa Pos Radar Tuban, serah terima pengelolaan Persatu dari manajemen lama ke manajemen baru yang diinisiasi para suporter berlangsung Rabu (22/11) lalu.

Sejak saat itu, surat keputusan (SK) pengelolaan Persatu resmi beralih ke manajemen yang baru.

Di manajemen yang baru ini, manajer Persatu yang semua diisi Wakil Bupati Tuban Riyadi, kini diganti oleh Aporwanto.

‘’Manajemen Persatu yang baru ini merupakan para suporter yang menjadi ‘relawan’ Persatu. Kami tidak digaji. Kami hanya ingin agar Persatu tetap mengikuti kompetisi,’’ tandasnya menyusul kick off kompetisi yang tinggal 12 hari lagi. (fud/tok)

Editor : Amin Fauzie
#Tuban #seleksi pemain #persatu #manajemen #suporter #Stadion Lokajaya