Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Hadir dan Beri Motivasi di Puncak Peringatan HKG PKK ke-51 Kabupaten Tuban, Bu Haeny: Perempuan Harus Cerdas dan Terus Belajar

M. Mahfudz Muntaha • Rabu, 29 November 2023 | 14:30 WIB
MENGINSPIRASI : Haeny Relawati Rini Widyastuti saat memberikan penghargaan kepada Peringkat 1 Ketua TP PKK Desa/Kelurahan berprestasi.
MENGINSPIRASI : Haeny Relawati Rini Widyastuti saat memberikan penghargaan kepada Peringkat 1 Ketua TP PKK Desa/Kelurahan berprestasi.

RADARTUBAN - “Perempuan itu bukan hanya sekadar sebagai konco wingking,’’ ujar anggota DPR RI Komisi II Haeny Relawati Rini Widyastuti saat hadir dan memberikan motivasi kepada para kader TP PKK Kabupaten Tuban di puncak peringatan HKG PKK ke-51 di Pendapa Kridha Manunggal, Selasa (28/11).

Dalam tradisi Jawa yang masih paternalistik, perempuan sering diartikan sebagai konco wingking atau sekadar teman yang posisinya di belakang.

Tidak memiliki peran apa pun di keluarga. Perempuan hanya ditempatkan di belakang suami, yang urusannya hanya soal dapur, kasur, dan sumur.

Anggapan itulah yang ingin dikikis oleh Bu Haeny—sapaan akrab Haeny Relawati Rini Widyastuti. Sebab, perempuan juga memiliki peran dan hak yang sama dengan laki-laki, teramasuk dalam keluarga.

Photo
Photo

‘’Peran perempuan dalam keluarga juga sangat penting. Bahkan, terkadang peran perempuan di keluarga itu lebih berat dari peran laki-laki,’’ ujar Bu Haeny, utamanya dalam mendidik anak.

Pun dalam konteks agama, Islam telah menga­jarkan kepada kita semua—bahwa perempuan harus mendapat posisi yang spe­sial, bahkan dimuliakan.

Dalam konteks PKK, ditegaskan Bu Haeny, landasan orientasi PKK adalah pada gerakan.

Artinya, kader-kader PKK harus terus bergerak dalam mendukung setiap program yang di­canangkan pemerintah.

‘’Konteks nyatanya, terus memunculkan inovasi, kolaborasi, lalu menghasilkan karya,’’ tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati Tuban periode 2001–2011 itu menjelaskan, gerakan PKK adalah untuk pen­dampingan dan menjaga keluarga.

Salah satunya, menjaga agar keluarga bersih dari narkoba, mencegah terjadinya stunting, memenuhi ketahanan pangan, menekan pernikahan dini, dan mencegah terjadinya perceraian.

‘’Seperti pendampingan keluarga, meng­hindarkan anak-anak dari pengaruh narkoba, itu sangat penting. Dan, perempuan sebagai seorang ibu memiliki peran sangat besar dalam mendidik anak-anaknya,’’ tuturnya.

Sebab itu, tegas Bu Haeny, jangan pernah me­nempatkan perempuan sebagai konco wingking. Ibunda Mas Lindra ini berpesan, kader PKK harus cerdas dan terus belajar.

Dengan begitu, PKK bisa memberikan imbas positif terhadap keluarga-keluarga di Kabupaten Tuban. Utamanya terhadap sesama perempuan.

‘’Perempuan harus terus belajar. Sehingga menjadi tahu dan memiliki penge­tahuan yang luas,’’ pesannya. (fud/tok)

Editor : Amin Fauzie
#HKG PKK ke-51 #TP PKK Kabupaten Tuban #DPR RI #perempuan #Haeny Relawati Rini Widyastuti #konco wingking