RADARTUBAN – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2024/2025 masih sekitar enam bulan lagi. Namun, Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban tidak ingin keteteran seperti tahun sebelumnya. Karena itu, aturan dan perangkat sistemnya mulai disiapkan dari sekarang.
Pengawas SMP Denny Tricahyo Utomo mengatakan, meski PPDB masih lama, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sudah mengeluarkan Keputusan Sekretaris Jenderal Nomor 47 Tahun 2023 tentang Pedoman Pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 tentang PPDB TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.
Disampaikan Denny, secara substansi, PPDB 2024 dan tahun ini masih sama, karena regulasi yang dijadikan dasar masih sama.
Namun demikian, penting untuk melakukan persiapan dari sekarang. Utamanya dalam hal teknis. Sehingga kesalahan-kesalahan PPDB sebelumnya tidak terulang di tahun depan.
‘’Belajar dari PPDB tahun 2023, kami mulai melakukan persiapan dari sekarang,’’ ujar pendidik yang pada tahun pelajaran 2023-2024 menjadi Ketua Panitia PPDB Tuban itu.
Di antara persiapan dini tersebut, terang Denny, yakni penyempurnaan dalam hal teknis.
‘’Pengalaman tahun 2023, yang harus dievaluasi adalah petunjuk teknis (juknis), yang di dalamnya terdapat banyak aspek meliputi zonasi, persyaratan, waktu, aplikasi, kriteria, daya tampung, jangka waktu pelaksanaan, dan beberapa hal teknis penting lainnya,’’ jelas dia.
Lebih lanjut, Denny menyampaikan, jika pada 2023 waktu sosialisasi PPDB terlalu singkat, maka tahun depan akan dimaksimalkan.
‘’Untuk PPDB 2024, penetapan juknis diharapkan bisa tiga bulan sebelum pengumuman pendaftaran PPDB. Dengan begitu, waktu sosialisasi bisa lebih maksimal,’’ jelasnya.
Diakui Denny, PPDB 2023 menyisakan banyak evaluasi. Karena itu, diharapkan tidak terulang di PPDB tahun pelajaran 2024-2025.
Seperti contoh, wali murid yang kesusahan mengakses aplikasi PPDB, sehingga terpaksa meminta bantuan ke operator sekolah.
‘’Perlu diadakan pelatihan operator secara maksimal sekaligus uji kesiapan aplikasi seperti uji fungsi internal sistem. Sehingga bisa dipastikan, aplikasi dapat diakses dengan lancar, aman, dan tidak down,’’ jelasnya.
Lulusan Universitas Negeri Surabaya tersebut menambahkan, dengan persiapan yang matang dari jauh hari dan melakukan berbagai perbaikan, Denny berharap proses PPDB 2024 akan berjalan lebih efektif dan seluruh siswa dapat memperoleh sekolah.
‘’Harapannya, untuk tahun depan minim kendala,’’ tandasnya. (zia/tok)
Editor : Amin Fauzie