Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jelang Libur Panjang Natal dan Tahun Baru, Okupansi Hotel di Tuban Meningkat 30 Persen

Fitri Nur Asih Wijayanti • Selasa, 19 Desember 2023 | 00:00 WIB
SAMBUT AKHIR TAHUN: Salah satu hotel di Tuban yang selalu mengalami keningkatan okupansi saat musim liburan.
SAMBUT AKHIR TAHUN: Salah satu hotel di Tuban yang selalu mengalami keningkatan okupansi saat musim liburan.

RADARTUBAN – Libur panjang natal dan tahun baru (nataru) selalu membawa rejeki bagi sebagian besar hotel di Tuban.

Sejumlah hotel bahkan ramai dipesan hingga okupansi mengalami peningkatan mencapai 30 persen.

Namun sayangnya, banyaknya pesanan bukan dari wisatawan. Melainkan keperluan bisnis dan acara spesial akhir tahun 2023.

Owner salah satu hotel, Raymond Inti Wirawan mengatakan, setiap akhir tahun selalu ramai pemesanan kamar untuk keperluan bisnis dan acara kantor.

Peningkatan Tingkat hunian mencapai 30 – 50 persen dari bulan sebelumnya. Bahkan pada hari-hari tertentu, kamar di hotelnya sudah penuh direservasi sejak bulan lalu.

‘’Untuk akhir tahun, biasanya pemesanan harus H-2 agar tidak kehabisan kamar,’’ tutur dia.

Raymond mengatakan, reservasi kamar hotel banyak dilakukan para pebisnis dan pegawai badan usaha milik negara (BUMN) yang sedang bertugas di Tuban.

Mereka menginap untuk keperluan tugas sekaligus berwisata.

‘’Jadi untuk yang benar-benar menginap hanya untuk berwisata masih minim,’’ lanjut dia.

Room Divison Manager salah satu hotel di Tuban Rahadian Indra Wardhana mengungkapkan, menjelang natal, kamar hotel sebanyak 79 ruangan hampir penuh. Bahkan hanya tersisa 10 kamar saja.

Sedangkan untuk pemesanan tahun baru, baru terisi 50 persen.

‘’Diperkirakan okupansi hotel akan terus meningkat jelang nataru seperti ini,” ungkapnya.

Dikatakan Indra sapaan akrabnya, apabila dibandingkan dengan hari-hari biasa, peningkatan jelang nataru sebesar 20 – 30 persen.

Peningkatan ini dimulai sejak awal November.

Dari pengamatan pihak hotel, pelanggan yang melakukan pemesanan didominasi urusan bisnis dan acara spesial seperti nataru. Sedangkan, untuk pelanggan dengan urusan wisata hanya sedikit.

‘’Kalau dipresentasekan, untuk urusan bisnis 80 persen, sedangkan untuk wisata hanya 20 persen,” kata dia.

Lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) itu menuturkan, untuk menyambut high season, harga sewa kamar dinaikkan Rp 100 ribu – 150 ribu. (fit/yud)

Editor : Amin Fauzie
#Tuban #wisatawan #Spesial Akhir Tahun 2023 #okupansi #hotel #libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru)