Sebagai bentuk apresiasi terhadap wajib pajak, Pemkab Tuban melalui Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan Dan Aset Daerah (BPKPAD) Tuban memberikan piagam penghargaan kepada 28 pelaku usaha penyumbang pajak terbesar dari sepuluh jenis sektor pajak daerah dan 25 piagam kepada wajib pajak tertaat.
PENGHARGAAN kepada para wajib pajak berprestasi itu diselenggarakan bersamaan
dengan kegiatan Launching Kartu Kredit Pemerintah Daerah dan Penandatanganan Komitmen Digitalisasi Penerimaan Daerah Kabupaten Tuban, serta Undian Gebyar Pajak Daerah di Pendapa Kridha Manunggal, Selasa (19/12) malam.
Para wajib pajak berprestasi merupakan pelaku usaha yang bermitra. Sedangkan yang mendapat undian adalah masyarakat yang selama ini taat membayar pajak.
Undian hadiah dilaksanakan secara simbolis oleh Sekda Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si. dengan menekan tombol undian yang terpilih secara acak.
Undian dilaksanakan secara transparan dan disiarkan secara live melalui Instagram Kabupaten Tuban.
Kepala BPKPAD Tuban Agung Triwibowo mengatakan, pemberian penghargaan dan undian kepada masyarakat yang taat membayar pajak ini kali pertama digelar.
‘’Tujuannya, memberikan apresiasi kepada pelaku usaha dan masyarakat yang telah mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak,’’ kata Agung—sapaan akrabnya.
Disampaikan Agung, saat ini Pemkab Tuban juga telah mengubah model transaksi pendapatan dan belanja pemerintah daerah dari tunai menjadi non-tunai berbasis digital. Sehingga pendapatan dari sektor pajak semakin optimal dengan penggunaan kanal pembayaran berbasis digital salah satunya Qris.
Dari sisi belanja diimplementasikan melalui launching kartu kredit pemerintah (KKPD) yang bekerja sama dengan Bank Jatim Cabang Tuban.
‘’Harapannya, dengan adanya KKPD ini, belanja yang dilakukan OPD (organisasi perangkat daerah) bisa memberikan daya ungkit lebih besar dalam perekonomian di Tuban. Utamanya bagi pelaku UMKM,’’ ujarnya.
Selain menjadi pengungkit ekonomi, lanjut Agung, mekanisme pembayaran belanja di masing-masing OPD bisa lebih cepat.
‘’Inovasi ini merupakan komitmen untuk memaksimalkan upaya penerapan dan perluasan transaksi digital di setiap OPD,’’ terang dia.
Meski baru kali pertama digelar, kegiatan pemberian penghargaan terhadap wajib pajak dan undian gebyar pajak ini terbilang sukses. Sehingga, rencananya akan dilaksanakan rutin saban semester atau dua kali dalam setahun.
‘’Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bank Jatim yang telah mempersembahkan hadiah undian dengan hadiah utama sepeda motor,’’ tandasnya.
Sementara itu, Sekda Budi Wiyana memberikan apresiasi kepada BPKPAD yang telah menginisiasi kegiatan pemberian penghargaan terhadap wajib pajak dan undian hadiah kepada mayarakat yang taat membayar pajak.
‘’Ini merupakan wujud kolaborasi antara BKPKAD dengan stakeholder sekaligus implementasi dari program Mas Bupati untuk kolaborasi. Terutama kepada Bank Jatim, kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya,’’ terang Sekda.
Lebih lanjut, Sekda menyampaikan, digitalisasi pemungutan pajak yang dijalankan BKPKAD merupakan bagian dari good government.
‘’Di era yang serba digital ini, memang sudah saatnya menggunakan aplikasi teknologi informasi. Ini perwujudan good government dalam memberikan pelayanan dan kesejahteraan kepada masyarakat,’’ jelasnya.
Lebih dari 400 undangan hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya, perwakilan dari jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Bank Jatim Pusat, Bank Jatim Cabang Tuban, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala OPD, serta para wajib yang telah memasang tapping box dan perwakilan masyarakat. (fud/tok)
Editor : Amin Fauzie