RADARTUBAN – Musim hujan baru berlangsung sekitar satu bulan. Namun sepuluh bencana sudah melanda Bumi Ronggolawe.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban mencatat tiga jenis bencana yang terjadi sepanjang bulan Desember 2023 yakni puting beliung, banjir bandang.
Kepala Pelaksana BPBD Tuban Sudarmaji mengatakan bencana hidrometeorologi adalah siklus tahunan yang hampir pasti terjadi saat peralihan dari musim kemarau ke penghujan.
‘’Per 22 Desember, BPBD Tuban mencatat ada sepuluh bencana yang terjadi di beberapa wilayah di Tuban,” jelasnya.
Mantan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Tuban ini menjelaskan, bencana tersebut meliputi banjir bandang dan angin puting beliung masing-masing empat kejadian. Lainnya, tanggul longsor dua kejadian.
Disampaikan Darmaji, empat titik angin puting beliung ada di Kecamatan Tambakboyo, Widang, Merakurak, dan Singgahan.
‘’Terparah di Kecamatan Tambakboyo karena mengenai kandang sapi milik salah satu industri dengan kerugian yang ditimbulkan cukup banyak,” jelasnya.
Lebih lanjut, mantan Camat Plumpang itu menuturkan, sedangkan banjir bandang terjadi di Desa Guwoterus, Kecamatan Montong; Desa Sidotentrem, Kecamatan Bangilan; Desa Sugiharjo dan Desa Sumurgung, keduanya di Kecamatan Tuban.
Satu rumah dan satu dapur roboh di Kecamatan Montong dan Bangilan.
‘’Sementara di Desa Sumurgung banjir air dan lumpur cukup tebal meredam beberapa sekolah dan rumah warga hingga aktivitas harus dihentikan sesaat” jelasnya.
Semantara tanggul longsor, disampaikan oleh Darmaji lokasinya berada di Desa Cendoro Kecamatan Palang dan Desa Rahayu Kecamatan Soko.
‘’Kondisinya tanggul sudah rawan dan terkikis habis. Jadi sudah rawan longsor,” tuturnya.
Doktor Universitas Brawijaya (UB) Malang itu menuturkan, saat ada informasi bencana, pihaknya segera asesmen ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
‘’Sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat,” jelasnya. (zia/yud)
Editor : Amin Fauzie