RADARTUBAN – Dua ratusan guru sekolah swasta yang kemungkinan besar tidak lolos seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2023, beberapa hari lalu mengadukan nasib ke DPRD Tuban.
Ratusan guru sekolah swasta ini menitipkan harapan kepada para wakil rakyat untuk memperjuangkan nasibnya.
Ketua Forum Peserta Seleksi PPPK Passing Grade Non Serdik 2023 Tuban, Yopie Arifma mengatakan, di antara aspirasi yang disampaikan, yakni minimnya peluang guru sekolah swasta lolos seleksi PPPK 2023.
Sebab, dari 332 lowongan yang tersedia, sebanyak 257 kuota merupakan formasi khusus, yakni guru dari negeri dan guru yang sudah memiliki sertifikat pendidikan (serdik).
Sementara kuota formasi umum atau dari guru swasta hanya 72 lowongan. Itu pun juga diutamakan bagi guru yang sudah memiliki serdik. Sehingga, dipastikan banyak peserta dari guru swasta yang tidak lolos, meskipun toh nilai tesnya memenuhi passing grade.
‘’Ini (peserta yang tidak lolos tapi memenuhi passing grade, Red) yang kami ‘titipkan’ kepada DPRD Tuban untuk diperjuangkan agar pada seleksi PPPK 2024 nanti tidak perlu tes lagi, tapi langsung diangkat,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Ditegaskan Yopi, para peserta yang nilai tesnya memenuhi passing grade, sebenarnya layak untuk lolos. Namun, karena kuota yang tersedia sedikit, sehingga tidak lolos.
‘’Secara abang batas nilai, seharusnya guru-guru ini bisa lolos. Tapi karena kuota yang terbatas, sehingga nilai tinggi pun tidak berlaku,’’ jelas.
Sebab itu, dia berharap kepada DPRD dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tuban untuk memperjuangkan nasib mereka.
‘’Permintaan kami, mereka yang sudah memenuhi passing grade, tahun depan tidak perlu ikut ujian lagi. Tinggal diloloskan saja,’’ tandasnya.
Menurut Yopi, harapan yang disampaikan kepada wakil rakyat dan BKPSDM itu sama halnya dengan seleksi PPPK guru di sekolah negeri tahap 1, 2 dan 3.
Pada tahap itu, peserta yang sudah memenuhi passing grade tidak perlu mengikuti ujian lagi di tahap berikutnya.
‘’Sehingga, ketika kembali dibuka lowongan PPPK, mereka langsung dinyatakan lolos,’’ tuturnya merujuk seleksi PPPK tahap 1, 2, dan 3.
Ketua DPRD Tuban M. Miyadi menyambut baik usulan Forum Peserta Seleksi PPPK Passing Grade Non Serdik 2023 Tuban tersebut.
Usulan itu telah disampaikan kepada BKPSDM Tuban untuk diambil kebijakan.
‘’Sudah kami sampai kepada BKPSDM untuk ditindaklanjuti. Terpenting tidak menyalahi perundang-undangan yang ada,’’ tegasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Tuban Fien Roekmini Koesnawangsih mengatakan, terkait tuntutan para guru nonserdik peserta seleksi PPPK 2023 tersebut, pihaknya menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat.
‘’Kami belum bisa menyampaikan pernyataan, karena kami harus menunggu surat dari Kemendikbud. Formasi apa dan berapa nanti yang dibuka, kami masih menunggu juknisnya,’’ tandasnya. (fud/tok)
Editor : Amin Fauzie