RADARTUBAN – Meskipun hanya diberi honor Rp 1 juta per bulan, peminat Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) ternyata cukup banyak.
Hari pertama dibukanya pendaftaran Selasa (2/1), pendaftar lowongan pekerjaan itu tembus 400 orang. Rinciannya 204 pendaftar laki-laki dan 196 perempuan.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tuban Abdul Mundlir mengatakan, syarat pendaftaran PTPS sudah ditetapkan secara nasional oleh Bawaslu RI.
‘’Saya tidak pernah statemen syarat dipermudah dan takut sepi pendaftar, syarat sudah sesuai juknis yang ditetapkan Bawaslu RI,’’ ungkap dia yang keberatan dianggap persyaratan dianggap mudah.
Lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mahardika Surabaya ini menjelaskan, sebanyak 400 orang su dah mendaftar pada hari pertama.
Angka tersebut sudah menembus 10,84 persen dari total kebutuhan 3.960 PTPS se-Kabupaten Tuban.
Data tersebut berdasarkan rekap terakhir dari 20 kecamatan Selasa (2/1) pukul 20.55.
Pendaftar paling sedikit pada hari pertama adalah Kecamatan Merakurak dan Jenu yang masing-masing hanya 1 pendaftar saja.
Sedangkan Kecamatan Montong paling banyak dengan 56 pendaftar.
Pendaftar lain dari masing-masing kecamatan rinciannya, dari Widang terdapat 26 pendaftar. Selanjutnya Plumpang 33 pendaftar, Singgahan 17 pendafar, Palang 3 pendaftar, Tambakboyo 11 pendaftar, Grabagan 14 pendaftar, Kerek 41 pendaftar, Tuban 18 pendaftar, dan Bangilan 16 pendaftar.
Selanjutnya Kecamatan Rengel 5 pendaftar, Kenduruan 17 pendaftar, Bancar 6 pendaftar, Jatirogo 24 pendaftar, Parengan 24 pendaftar, Senori 24 pendaftar, Semanding 52 pendaftar, dan Soko 11 pendaftar. (yud)
Editor : Amin Fauzie