Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jadi Pramugari, Salma: Alhamdulillah, Sudah 10 Kali Jalankan Ibadah Umrah

Aimatul Fauziyah • Selasa, 9 Januari 2024 | 01:00 WIB
Salma Shangrila, Pramugari asal Desa Sumurgung, Kecamatan Palang, Tuban.
Salma Shangrila, Pramugari asal Desa Sumurgung, Kecamatan Palang, Tuban.

RADAR TUBAN - Setelah dua tahun menjadi pramugari penerbangan domestik, Salma Shangrila, 25, mulai petualangan barunya dengan menjadi pramugari untuk mengantarkan jamaah umrah.

Sudah tiga tahun, dia bekerja sekaligus menjalankan ibadah umrah hingga sepuluh kali.

‘’Saat ini saya tinggal di Jeddah dan Madinah. Saya terbang bolak-balik dari Indonesia ke Mekkah dan Madinah, jadi bisa umrah kapanpun,” jelas dia.

Salma sapaan akrabnya mengaku bisa menjalankan ibadah ke tanah suci hanya dengan meminta izin beberapa hari ke kru dan captain penerbangan.

Dara asal Desa Sumurgung, Kecamatan Palang ini mengatakan, sejak menjadi pramugari penerbangan umrah, dia sudah 10 kali menjalankan ibadah umrah.

Dia pun mengaku sangat bersyukur karena bisa bekerja sekaligus menjalankan hobi.

‘’Alhamdulillah selain bekerja juga dapat memperbanyak pahala,” ujar dia.

Anak kedua dari dua bersaudara ini mengatakan, untuk lolos seleksi menjadi awak Pesawat A330 tidak mudah.

Pesawat yang biasanya dipakai untuk ibadah ke tanah suci itu memiliki kriteria khusus yang harus dipenuhi.

‘’Memang dari dulu saya ingin penerbangan yang mengantarkan umrah, jadi saya ikut tes seleksi tes Pesawat A330,” tuturnya.

Lulusan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Tuban ini mengatakan, tanggung jawab sebagai pramugari bukan hanya sekedar melayani kebutuhan penumpang. Melainkan juga harus pandai, telaten, dan cekatan.

‘’Pramugari kelihatannya cuma gitu-gitu aja, padahal memiliki tanggung jawab dan risiko yang besar,” jelasnya.

Gadis kelahiran 1998 ini menjelaskan, pramugari dilatih untuk menghadapi keadaan darurat di pesawat.

Seperti menangani orang sakit, menjaga keamanan, dan masih banyak tugas lainnya.

‘’Karena di atas pesawat rentan terhadap semuanya, jadi pramugari harus siap mengurus segala kemungkinan yang terjadi,” terangnya.

Meskipun banyak tantangan, Salma mengaku sangat menyukai pekerjaan yang saat ini dia telateni itu.

Apalagi, sudah hampir seluruh daerah di Indonesia pernah dikunjungi.

‘’Menyenangkan bisa jalan-jalan ke beberapa tempat dan negara, juga banyak pengalaman yang didapatkan,” ungkap dia. (zia/yud)

Editor : Amin Fauzie
#pramugari penerbangan domestik #Salma Shangrila #awak Pesawat A330 #ibadah #SMAN 3 Tuban #jamaah umrah