RADARTUBAN – Kuota haji Tuban tahun ini telah ditetapkan. Data dari Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Tuban, calon jemaah haji (CJH) yang sudah dipastikan berangkat sebanyak 1.000 orang. Rinciannya, 974 CJH dari kuota regular dan 26 lansia.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Tuban Ashabul Yamin mengatakan, kuota haji yang diperoleh ini lebih banyak dari pada kuota yang diajukan Kemenag Tuban.
Awal mengajukan kuota ke Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur sebanyak 982 orang, dengan asumsi regular 951 dan 31 lansia.
Setelah itu, dari pengajuan ada perubahan lagi—kuota regular bertambah menjadi 981 orang dan lansia turun menjadi 25 orang.
‘’Kemudian ada lagi perubahan dan menjadi kuota resmi (1.000, Red) baru pada Kamis (4/1) lalu,’’ ujarnya.
Ketika penentuan kuota resmi itu, lanjut dia, Tuban juga mendapatkan kuota cadangan sebanyak 413 orang.
Praktis, jika dijumlah dengan kuota regular dan lansia serta cadangan, maka jumlah keseluruhan sebanyak 1.412 orang.
Hanya saja, menurut Yamin, dari kuota haji cadangan ini nanti bisa saja diberangkatkan ketika Tuban mendapatkan kuota tambahan.
Mengingat tahun ini pemerintah mendapatkan tambahan 20 ribu. Yang mana kuota tambahan itu untuk haji reguler 10 ribu dan haji khusus 10 ribu.
Untuk Jawa Timur diperkirakan mendapatkan 2.118.
‘’Sementara Tuban diperkirakan mendapatkan kuota tambahan 59, tapi itu masih belum masuk dikuota reguler,’’ bebernya.
Meski demikian, terang Yamin, masih ada kemungkinan berubah mengingat saat ini data pemerintah pusat masih terus bergerak.
Seperti tahun lalu, menjelang pemberangkatan hingga pemberangkatan kloter terakhir Tuban terus mendapatkan tambahan kuota.
‘’Makanya, jemaah yang masuk dalam kuota cadangan juga harus ikut melakukan pelunasan,’’ ujarnya.
Sesuai jadwal, pelunasan dimulai hari ini (9/1) hingga 7 Februari nanti.
Selanjutnya, pelunasan tahap kedua dimulai 20 Februari-8 Maret. Hanya saja, hingga saat ini untuk kepastian—kapan dimulai pelunasan. (fud/tok)
Editor : Amin Fauzie