RADARTUBAN – Dua piranti electronic traffic law enforcement (ETLE) sudah terpasang di Bundaran Patung Letda Sucipto dan simpang tiga Jalan RE Martadinata-Teuku Umar sejak awal Agustus 2023 lalu, atau hampir enam bulan.
Namun, hingga saat ini tilang elektronik digital itu tak kunjung dioperasikan.
Kanit Keamanan Keselamatan Berlalulintas (Kamsel) Satlantas Polres Tuban Ipda Garmani mengatakan bahwa seluruh perangkat fisik ETLE sudah siap. Tinggal menunggu konfirmasi dari Polda Jatim terkait pelaksanaan teknisnya.
Sebab, dalam pelaksanaannya membutuhkan barcode konfirmasi agar terhubung langsung ke Polda Jatim.
‘’Kami sudah bersurat, tapi sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pusat,’’ ujar dia.
Garmani menyadari, menganggurnya ETLE yang sudah terpasang sejak Agustus tahun lalu sangat disayangkan. Sejauh ini hanya menjadi pajangan, tanpa bisa dioperasikan.
‘’Hal terburuk yang terjadi jika ETLE tidak segera dioperasikan, takutnya malah mengalami kerusakan sebelum dipakai,’’ terangnya.
Menanggapi pengoperasian ETLE yang sampai saat ini belum ada kepastian, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkatan Darat (LLAD) Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubingan (DLHP) Tuban Imam Isdarmawan juga menyayangkan proses konfirmasi teknis ke Polda Jatim tersebut.
Karena itu, jika memang dibutuhkan, dalam waktu dekat akan kembali berkirim surat ke Polda Jatim.
‘’Sudah sekitar empat bulan kita menunggu (balasan konfirmasi, Red), padahal target pengoperasiannya adalah September 2023,’’ ungkap dia.
Pejabat asal Bojonegoro itu menuturkan, untuk saat ini dua titik yang menjadi fokus utama jika ETLE telah beroperasi, yakni di Bundaran Patung Letda Sucipto dan simpang tiga Jalan RE Martadinata-Teuku Umar.
‘’Kita akan uji coba di dua titik, tak menutup kemungkinan di area lain di Kota Tuban juga akan menyusul pemasangannya,’’ imbuhnya.
Imam menambahkan, jika nanti sudah beroperaasi, ETLE akan berfungsi untuk menilang kendaraan.
Kamera yang tertera di ETLE bisa menjangkau area yang luas sekaligus bisa mendeteksi tindak kejahatan yang melintas di jalur tersebut.
‘’Semoga bisa segera diterapkan,’’ harapannya. (an/tok)
Editor : Amin Fauzie