RADARTUBAN – Setelah beberapa bulan tanpa kejelasan, pembongkaran tiang listrik yang sebelumnya menghambat proyek pelebaran jalan lingkar selatan (JLS) di ruas Jalan Soekarno-Hatta, akhirnya mendapat kepastian.
Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tuban memastikan bahwa pemindahan tiang listrik akan dilakukan pekan depan.
Kepastian itu disampaikan oleh Manager ULP PLN Tuban Agus Riyadi.
Dikatakan dia, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait pelaksanaan pemindahaan tiang listrik tersebut.
‘’Senin (15/1) lusa, kami akan rapat lanjutan terkait pelaksanaan teknis pemindahannya,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Lebih lanjut dia mengatakan, beberapa kabel yang ikut membentang bersama tiang PLN juga sudah dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait.
‘’Sudah tidak ada hambatan lagi terkait rencana pemindahan tiang, dan semoga tidak ada kendala saat pembongkaran nanti,’’ imbuhnya.
Agus mengungkapkan, jika sebelumnya sudah menerima surat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUPR PRKP) Tuban terkait instruksi agar segera memindahkan tiang, ‘’Setelah dapat surat beberapa waktu lalu, kami langsung berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait,’’ terang dia.
Sementara itu, Teknisi Kelistrikan ULP Tuban Muhammad Gupron menyampaikan, pemindahan tiang akan berimbas pada pemadaman listrik di area yang terdampak.
Dia juga membeberkan alasan tidak dilakukannya pemindahan tiang pada akhir tahun lalu dikarenakan dari tanggal 15 Desember 2023-8 Januari 2024 ini PLN sedang dalam masa siaga.
‘’Dalam tenggat waktu itu listrik tidak boleh padam,’’ kata dia.
Lebih lanjut dia mengatakan, pemadaman dampak dari pembongkaran tiang itu kurang lebih akan berlangsung selama satu hari.
Berdasar datanya, ada sebelas tiang listrik milik PLN yang akan dipindahkan. (an/tok)
Editor : Amin Fauzie