RADARTUBAN – Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tuban akhirnya memberikan pernyataan ihwal kabar mundurnya salah satu calon anggota legislatif (caleg) DPRD Tuban setelah dinyatakan lolos seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) formasi 2023.
Pasalnya, dalam aturan yang berlaku, pelamar PPPK tidak boleh terlibat politik praktis.
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPAN-RB) Nomor 29 Tahun 2021 tentang Pengadaan PPPK untuk Jabatan Fungsional.
Disebutkan dalam pasal 4, salah satu syarat pelamar PPPK, yakni tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat dalam politik praktis.
Kepala BKPSDM Tuban Fien Roekmini Koesnawangsih membenarkan bahwa dalam proses pendaftaran PPPK sudah terlampir persyaratan: tidak terlibat politik praktis.
Namun, caleg yang mengundurkan diri tersebut tidak menyampaikan bahwa dirinya maju menjadi caleg.
‘’Bahkan hingga lolos administrasi pun tidak terindikasi sebagai kader, pengurus parpol atau caleg,’’ ujar Fien—sapaan akrabnya.
Menurut Fien, kalau saja dalam tahapan administrasi sudah diketahui bahwa yang bersangkutan menjadi caleg, maka langsung dicoret sebagai peserta PPPK.
Namun, dari awal hingga dinyatakan lolos tidak terdeteksi, hingga ditetapkan sebagai daftar calon tetap (DCT) pada 4 November 2023.
Dan setelah masuk DCT caleg, pada 23 Desember 2023 juga dinyatakan lolos PPPK guru.
‘’Kami baru mengetahui itu (sebagai caleg, Red) setelah yang bersangkutan dinyatakan lolos PPPK itu,’’ ujarnya.
Lantas? Mantan Kabag Hukum Setda Tuban itu menyampaikan, meski dalam prosesnya tidak jujur dan melanggar persyaratan pendaftaran PPPK, BKPSDM tidak bisa mengambil tindakan tegas.
Yang bersangkutan tetap dinyatakan lolos sebagai PPPK. Hanya saja, pihaknya meminta kepada yang bersangkutan untuk menyampaikan surat pengunduran diri sebagai caleg dari parpol dan juga dari KPU.
‘’Kami tunggu (surat pengunduran dirinya sebagai caleg, Red),’’ tegasnya.
Lebih lanjut, Fien mengaku sangat kecewa dengan kejadian ini. Yang bersangkutan tidak berterus terang sejak awal.
Sekadar diketahui, PPPK yang juga menjadi caleg itu berasal dari Partai Demokrat. (fud/tok)
Editor : Amin Fauzie