Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Terdata 116 Penderita Kusta di Tuban. Dinkes: Penyakit Ini Bisa Menyerang Berbagai Kalangan Usia

Andreyan (An) • Minggu, 28 Januari 2024 | 02:07 WIB
Ilustrasi Kusta
Ilustrasi Kusta

RADARTUBAN – Kasus penyakit kusta di Tuban ternyata masih banyak.

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) Tuban mencatatn, hingga Desember 2023 ada 116 kasus penderita penyakit kusta yang tersebar di berbagai kecamatan.

Kepala Dinkes P2KB Tuban Esti Surahmi melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Syahrul Afifa Ratna Sari menjelaskan, kusta tidak bisa di spelekan.

Menurut dia, kusta bukan penyakit biasa. Melainkan penyakit yang mengancam para penderitanya jika tidak mendapat pengobatan yang tepat.

Ratna sapaan akrabnya mengatakan, jumlah penderita penyakit kusta di tahun 2022 terdeteksi 126 kasus.

Meski kasus di tahun ini sedikit menurun jika dibanding tahun sebelumnya, namun jumlahnya masih tergolong tinggi.

‘’Penyakit ini bisa menyerang berbagai kalangan usia,’’ ungkap dia.

Seperti diketahui, penyakit yang disebabkan bakteri mycobacterium leprare ini bisa menyerang jaringan kulit, saraf tepi, dan saluran pernapasan.

Persebarannya bisa melalui kontak kulit, pernafasan, dan percikan ludah saat penderita batuk ataupun bersin secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama.

Saat ditanya terkait penyembuhannya membutuhkan waktu seberapa lama, Ratna menuturkan, waktu yang dihabiskan untuk menyembuhkan penyakit kulit tersebut tergantung tingkat keparahan yang diderita.

‘’Bisa enam bulan sampai dengan dua tahun,’’ jelasnya.

Penderita penyakit ini bisa disembuhkan dalam kurun waktu enam bulan sampai dua tahun jika mendapatkan pengobatan secara teratur dengan multi drugs therapy (MDT).

‘’Dosisnya juga akan disesuaikan dengan tingkat keparahan penderita,’’ terangnya.

Ratna mengimbau, jika telah muncul gejala kusta maka harus segera berobat ke layanan kesehatan setempat agar mendapatkan pertolongan sedari dini.

‘’Dari banyaknya kasus yang sering kita temui, penderitanya dominan terjadi pada orang dewasa,” ujar Ratna.

Dia menambahkan, peran orang sekitar terhadap proses penyembuhan bagi penderita juga sangat diperlukan.

Penderita jangan sampai dijauhi ataupun dikucilkan.

‘’Justru dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat dapat membantu keberhasilan kesembuhan penderita kusta,’’ jelas dia. (an/yud)

Editor : Amin Fauzie
#penyakit kusta di Tuban #Dinkes P2KB Tuban