RADARTUBAN-Gebrakan baru dilakukan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tuban dengan mengubah kantin konvensionalnya menjadi digital.
Kantin digital di lingkungan madrasah di Jalan HOS Cokroaminoto Tuban tersebut diberi nama Cafe Manesa.
Setapak langkah maju MAN 1 Tuban tersebut diapresiasi Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag RI Dr Muchammad Sidik Sisdiyanto, M. Pd dengan meresmikan kantin tersebut, Sabtu (27/1).
Peresmian kafe tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti.
Ketika meresmikan Cafe Manesa MAN 1 Tuban, Direktur KSKK Madrasah didampingi Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Husnul Maram, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Timur Dr. H. Sugiyo, M.Pd., Plt. Kakankemenag Tuban Moh. Qosim, Kasi Pendma Umi Kulsum, dan Kepala MAN 1 Tuban Ahmad Hudan Mabruri.
Sidik mengapresiasi inovasi MAN 1 Tuban ini.
‘’Ini bagus sekali untuk mengajarkan kepada anak didik dengan hal-hal yang serbadigital, tidak perlu membawa uang cash lagi,” kata ia.
Pejabat jebolan IAIN Walisongo Semarang itu berharap kantin digital menjadikan anak-anak lebih disiplin, jujur, dan mendekatkan mereka pada dunia digitalisasi.
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Timur Sugiyo menambahkan, di Jawa Timur ada beberapa kantin madrasah berkonsep kafe, tapi pembayaran masih belum memakai sistem digital.
Menurut dia, hal yang dilakukan madrasah yang dipimpin Ahmad Hudan Mabruri tersebut merupakan salah satu langkah menuju digitalisasi madrasah.
Kepala MAN 1 Tuban Ahmad Hudan Mabruri sangat bersyukur kantin yang awalnya hanya konvensional bisa diubah menjadi kantin yang lebih modern.
Dia menerangkan, mulanya ada lima kantin di madrasahnya. Lima kantin ini kemudian dijadikan satu menjadi lebih memadai.
‘’Tentunya dengan mengubah tempat, tampilan menu, sajian dan lainnya,” ujarnya.
Untuk mengubah kantin yang sebelumnya manual menjadi digital, dia menggandeng beberapa perbankan untuk diajak bersinergi mewujudkan enterpreneurship di MAN 1 Tuban.
“Kami berharap dengan adanya kantin digital yang dikelola MAN 1 Tuban sebagai unit usaha, madrasah tidak sepenuhnya bergantung kepada komite, namun justru meringankan beban komite,” tegasnya.
Setelah pengguntingan pita, Direktur KSKK Madrasah beserta rombongan melihat Ma’had Tarbiyatul Ulum MAN 1 Tuban yang sudah berdiri lama, namun fasilitasnya ditingkatkan.
‘’Keluarga besar MAN 1 Tuban berharap Ma’had Tarbiyatul Ulum ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat ke depan,’’ kata Hudan berharap. (ds)