Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dua Jenazah Ditemukan Diduga Korban ABK KM Berkah Amina 2 yang Tenggelam

Andreyan (An) • Selasa, 30 Januari 2024 | 21:58 WIB
PENCARIAN: Tim Basarnas Surabaya melakukan penyisiran di perairan Madura untuk mencari 12 kru KM Amina Berkah 2 yang belum ditemukan.
PENCARIAN: Tim Basarnas Surabaya melakukan penyisiran di perairan Madura untuk mencari 12 kru KM Amina Berkah 2 yang belum ditemukan.

RADARTUBAN – Setelah dilakukan pencarian pasca hilangnya KM Berkah Amina 2, tim Basarnas Surabaya mendapat laporan ditemukan dua mayat laki-laki di wilayah pesisir perairan Sumenep Minggu (28/1) petang.

Tim SAR kemudian berkoordinasi dengan Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Tuban untuk mengungkap identitas dari kedua mayat tersebut.

Kasi Operasional Kantor SAR Surabaya Mahmud Efendi menyampaikan, informasi penemuan dua jenazah tersebut didapatkan dari Polres Semenep.

Salah satu warga melaporkan mayat mengapung di Desa Torjek, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep.

‘’Kedua mayat kemudian dibawa ke puskesmas untuk pemeriksaan medis dan visum,’’ ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, kedua mayat berjenis kelamin laki-laki. Mayat pertama ditemukan dengan ciri-ciri memakai kaus ungu bertuliskan shimano real angler lets fishing, dan celana pendek ungu.

Mayat sulit dikenali karena kondisi wajah dan tubuh sudah membengkak, sidik jari tangan dan kaki mengelupas.

Mayat kedua ditemukan telanjang, kulit tubuh mulai mengelupas, sidik jari tangan, dan kaki rusak mengelupas.

Kondisi mayat seperti itu membuat petugas sulit mengidentifikasi ciri-ciri pada jenazah.

Tim SAR kemudian berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Tuban untuk memastikan apakah penemuan mayat itu ada kaitan dengan ABK KM Amina Berkah 2 yang belum ditemukan keberadaannya.

Di bagian lain, Mahmud menceritakan bahwa Bagus Triyono ditemukan secara tidak sengaja.

Bagus masih menjadi satu-satunya katu korban yang ditemukan selamat dari kapal milik nelayan Desa Banjarejo, Kecamatan Bancar.

Mahmud menjelaskan, mulanya tim SAR melakukan penyisiran untuk mencari titik hilangnya kapal Putera Sumber Mas asal Lamongan yang juga hilang di wilayah perairan Madura.

Namun tim justru menemukan Bagus, ABK KM Berkah Amina 2 yang ditemukan terdampar di pantai Kecamatan Dungkek, Sumenep.

Saat berhasil dimintai keterangan, ternyata ABK tersebut berasal dari KM Berkah Amina asal Tuban.

Setelah mengevakuasi satu ABK tersebut, tak lama kemudian tim SAR baru  mendapat laporan KM Amina Berkah 2 berpenumpang 13 orang hilang kontak di perairan yang sama.

‘’Setelah mendapati laporan tersebut, kami lanjutkan penyisiran,’’ terangnya.

Tim SAR yang dikerahkan dalam misi pencarian KM berkah Amina 2 sekitar 20 orang, wilayah yang disisir mulai dari arah utara Kabupaten Sumenep kemudian mengarah timur ke Pulau Sapeken.

Dilanjutkan ke arah barat hingga pesisir Desa Karang Dalam.

‘’Arus gelombang laut yang tinggi sedikit menyulitkan tim SAR,” ujar Mahmud.

Kendala utama bagi tim SAR adalah, laporan baru diterima setelah lima hari pasca kejadian karamnya kapal.

Pada misi pencarian kapal KM Amina Berkah 2, tim SAR mengacu pada aplikasi SAR Map yang bisa menentukan titik koordinat hilangnya kapal, dalam aplikasi tersebut dapat melihat kecepatan angin dan juga arus laut.

‘’Gridnya mengarah ke Madura,’’ imbuhnya.

Fakta lainnya yang ditemukan petugas adalah KM Amina Berkah 2 belum dipasangi emergency position-indicating radio beacon (EPIRB).

Sehingga menyulitkan tim SAR menemukan titik lokasi kapal.

Alat tersebut adalah navigasi yang seharusnya wajib dimiliki oleh semua jenis kapal untuk keamanan ketika berlayar.

‘’Jika dipasangi alat tersebut, bisa lebih cepat menemukan kapal yang hilang,’’ tandasnya.

Setelah mendapat informasi penemuan mayat di wilayah per airan pesisir Sumenep, Kasat Polairud Polres Tuban AKP Dean Tommy Rimbawan mangatakan, saat ini telah berkomunikasi dengan pihak keluarga dan pemilik kapal.

Mereka dilibatkan dalam upaya pengung kapan identitas kedua mayat.

‘’Jika pihak keluarga mengenali ciri kedua mayat tersebut akan kami rujuk ke sana untuk dilakukan tes DNA,’’ ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Tommy, 12 ABK yang masih belum ditemukan, baru tujuh ABK saja yang identitasnya diketahui. Sementara lima lainnya masih belum terungkap.

‘’Kami masih mencari data dari 5 AKB yang belum beridentitas,’’ tegas dia. (an/yud)

Editor : Amin Fauzie
#Satpolairud #sumenep #abk #KM Berkah Amina 2