RADARTUBAN – Pembinaan ratusan atlet untuk 52 cabang olahraga (Cabor) di
Tuban dikucuri anggaran Rp 1,2 miliar.
Anggaran untuk pembinaan dan kegiatan atlet sepanjang 2024 itu bersumber dana hibah dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2024.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Tuban melalui Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Arman Mitra mengatakan anggaran hibah tahun ini ham pir sama dengan tahun lalu.
‘’Tidak jauh berbeda, karena jumlah cabornya juga sama,” ujar dia.
Arman sapaan akrabnya mengatakan, dana tersebut akan langsung dibagikan ke masing-masing cabang olahraga.
Dia memastikan nominal yang dibagi tidak sama karena harus menyesuaikan dengan kebutuhan dan prestasi yang diraih tiap atletnya.
‘’Sesuai proporsi,” tuturnya.
Mantan kepala bidang perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah (Bappeda) Tuban ini mengatakan nominal dana hibah tiap cabor juga mem pertimbangkan evaluasi dari hasil pembinaan dan prestasi yang di dapat cabor.
Disampaikan oleh Arman, dana pembinaan paling besar akan diterima oleh cabang olahraga sepak bola.
Dia menjelaskan karena tersebut merupakan olahraga beregu dengan jumlah atlet yang banyak.
Sehingga membutuhkan biaya besar untuk tiap operasionalnya.
‘’Untuk (perincian) nominalnya masih didiskusikan,” jelas dia.
Pejabat kelahiran 1987 tersebut mengatakan, setelah penetapan pagu anggaran, pihaknya kemudian mengundang semua pengurus cabor untuk berdiskusi.
‘’Mereka akan diminta menyusun penetapan kebutuhan anggaran selama setahun untuk diverifikasi kemudian diajukan pencairan ke pemkab,” tuturnya.
Arman mengimbau agar seluruh cabor menggunakan dana hibah sebaik mungkin.
‘’Kami berharap cabor yang ada di Tuban berprestasi, baik tingkat provinsi, nasional maupun internasional,” harap dia. (zia/yud)
Editor : Amin Fauzie