RADARTUBAN – Jika di sejumlah pantai ada gerakan bersih-bersih yang diinisiatori Pandawara Group, di Tuban ada gerakan serupa yang dilakukan Tubanbanget.
Terinspirasi Gerakan sosial yang sama, komunitas berbasis media sosial itu sudah kali keempat menggelar aksi bersih pantai.
Aksi sosial itu dliakukan Sabtu (3/2) di Pantai Pantura, persisya di sekitar Monumen Pancasila.
Yogi Akbar Saleh, inisiator Aksi Bersih Pantai itu mengatakan, saat beraksi, komunitasnya tak pernah sendiri.
‘’Aksi keempat ini kami menggandeng mahasiswa Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama (IIKNU) Tuban,” ujarnya.
Lebih lanjut founder sekaligus pengelola admin media sosial Tuban banget ini mengatakan, aksi tersebut diikuti sekitar 110 orang yang mengisi formulir secara daring.
‘’Banyak juga yang tidak mengisi formulir karena warga lokal dan orang yang lewat tiba-tiba langsung ikut membantu,” jelasnya.
Banyaknya orang secara acak ikut membantu aksi tersebut, kata Yogi, menjadi bukti bahwa kebiasaan hidup bersih diinginkan siapa saja. Bahkan warga lokal yang sering hidup berdampingan dengan sampah laut pun juga merindukan hal yang sama.
‘’Mereka hanya butuh diberi contoh,’’ lanjut dia.
Aksi bersih-bersih pantai dilakukan mulai pukul 06.00 hingga 08.00 pagi.
Lulusan SMKN 1 Tuban ini mengatakan, peserta yang membeludak sangat membantu dalam proses pengumpulan sampah agar selesai lebih cepat.
‘’Beruntung aksi ini mendapat dukungan banyak dari berbagai pihak, termasuk Pemkab Tuban,’’ ungkapnya.
Disampaikan oleh Yogi, dia dan peserta lainnya mengalami kendala saat membersihkan sampah di pantai pantura sepanjang 200 meter itu.
‘’Ada banyak sampah yang melekat pasir harus diangkat dengan alat berat, sementara kami hanya menggunakan alat seadanya,” tuturnya.
Dari aksi bersih-bersih tersebut, terkumpul sampah sebanyak 40 tas kresek jumbo.
Sampah itu diangkut menggunakan mobil pengangkut sampah untuk dibuang tempat pembuangan akhir (TPA) Gunung Panggung, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding.
‘’Semoga semangat ini bisa jadi inspirasi teman-teman media sosial lainnya,” harap dia. (zia/yud)
Editor : Amin Fauzie