RADARTUBAN – Perubahan sikap politik sejumlah pejabat penting dan tokoh masyarakat menjelang hari H pemilihan presiden (pilpres) kian menarik untuk diamati.
Pasalnya, pergeseran dukungan terhadap calon presiden-wakil presiden (capres-cawapres) yang diawali dari tingkat pusat itu sudah menjalar hingga ke tataran lokal. Termasuk di Tuban.
Baru-baru ini, publik Bumi Ronggolawe dikejutkan dengan viralnya dugaan perubahan sikap politik mantan bupati Tuban dua periode (2011-2021) Fathul Huda—dari sebelumnya mendukung pasangan capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), kemudian secara tiba-tiba beralih mendukung pasangan Prabowo-Gibran.
Perubahan sikap secara mengejutkan itu ditengarai dari beredarnya foto sejumlah santri-santriwati yang mengatasnamakan Barisan Santri Ronggolawe bersama Fathul Huda di kediamannya, Senin (5/2) lalu.
Saat foto bersama tersebut, beberapa santri yang berafiliasi dengan Barisan Relawan Bunda Khofifah (Gubernur Jawa Timur) Kabupaten Tuban itu mengenakan kaus kampanye pasangan Prabowo-Gibran sembari pose dua jari.
Pose yang merujuk pada nomor urut 02 pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran.
Hanya saja, hingga berita ini ditulis tadi malam, Rais Ifadliyah Idaroh Wustha Jam’iyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an-Nahdliyah (Jatman) Jawa Timur yang karib disapa Kiai Huda itu belum bisa dikonfirmasi ihwal pertemuannya bersama Barisan Santri Ronggolawe dan Barisan Relawan Bunda Khofifah tersebut.
Pesan tabayyun yang dikirim wartawan Jawa Pos Radar Tuban tak kunjung dibalas.
Koordinator Barisan Relawan Bunda Khofifah, Nashirul Umam membenarkan pertemuan bersama Kiai Huda di kediamannya, kompleks Pondok Pesantren Bahrul Huda, Jalan Ledta Sucipto, Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban itu.
Disampaikan Irul—sapaan akrab Nashirul Umam—kehadirannya menemui mantan Ketua PCNU Tuban itu meminta dukungan sekaligus doa agar pasangan Prabowo-Gibran memenangi Pilpres 2024.
Dengan tegas dan tanpa ragu-ragu, Irul menyampaikan bahwa Kiai Huda menyatakan dukungannya dan siap membantu pemenangan pasangan Prabowo-Gibran di Tuban.
‘’Pak Huda sudah mendukung, kami siap segalanya untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 bersama Barisan Bunda Khofifah dan Santri Ronggolawe,’’ tandasnya.
Selain silaturahim, tujuan lain dari pertemuan itu adalah koordinasi persiapan rencana kampanye akbar Tim Kampanye Nasional (TKN) Jawa Timur pasangan Prabowo-Gibran di Tuban.
Kapan dilaksanakan? ‘’Masih tahap koordinasi,’’ tegas Irul.
Jika rencana kampanye akbar itu jadi dilaksanakan, opsi tempatnya berlangsung di Stadion Bumi Wali.
‘’Kalau diizinkan di Stadion Bumi Wali. Sementara ini masih tahap konfirmasi ke TKN. Yang memproses TKN semua, kami (Barisan Relawan Bunda Khofifah Kabupaten Tuban) hanya sebagai tuan rumah,’’ ujarnya.
Sebagaimana publik ketahui, semula, Kiai Fathul Huda merupakan pendukung pasangan capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).
Itu ditengarai dari kegiatan Halaqah dan Dialog Kebangsaan yang digelar Ponpes Bahrul Huda pada akhir Desember 2023 lalu.
Pasangan AMIN dihadirkan dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi “panggung” bagi pasangan AMIN untuk menyampaikan gagasannya sebagai capres-cawapres.
Pun sudah jamak diketahui publik bahwa Kiai Huda yang dua periode diusung PKB menjadi Bupati Tuban itu mendukung pasangan AMIN.
Namun, belakangan ini seakan mengalihkan dukungannya ke pasangan Prabowo-Gibran. (tok)
Editor : Amin Fauzie