TUBAN – Korban pencabulan dan sodomi yang dilakukan seorang paman berinisial TP, 28, akan mendapat pendampingan dari psikolog Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A PMD) Tuban.
Pasalnya, dua anak di bawah umur tersebut mengalami trauma karena tindakan asusila itu dilakukan oleh orang terdekatnya.
Kedua korban adalah Putri (bukan nama sebernarnya), 16, yang disetubuhi pamannya hingga melahirkan bayi.
Sedangkan adiknya Putra (bukan nama sebenarnya), 10, jadi korban penyodoman yang dilakukan oleh pamannya.
Kepala Dinsos P3A PMD Tuban Sugeng Purnomo melalui Kabid P3A Muharti menyampaikan, pasca kejadian ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Kanit PPA Polres Tuban untuk mengirimkan psikolog khusus kepada dua korban.
‘’Psikolog yang kami tugaskan untuk mendampingi korban sekaligus memperbaiki rasa trauma korban pasca kejadian,’’ ujar dia
Kasus yang menimpa kakak beradik itu turut menjadi atensi dari pihaknya karena kedua korban masih di bawah umur.
‘’Kejadian ini harus menjadi atensi bersama, terutama orang tua yang punya anak di bawah umur,’’ ujar dia.
Muharti kembali mengingatkan bahwa orang tua punya peran penting untuk melakukan pegawasan ekstra terhadap anaknya.
‘’Akan lebih baik jika sejak kecil sudah diajari menjaga diri untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,’’ jelas Muharti.
Muharti menuturkan, kedua korban masih berusia pelajar sehingga sangat disayangkan jika insiden tersebut dapat memengaruhi proses belajar mengajarnya selama di sekolah.
‘’Semoga mental beserta kedua korban segera sembuh pasca ditangani oleh psikolog,’’ ungkap dia. (an/yud)
Editor : Amin Fauzie