Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Miliki Sanggar Tari di Plumpang, Rahayu Rutin Gelar Uji Kompetensi dan Studi Banding

Andreyan (An) • Senin, 12 Februari 2024 | 02:00 WIB

Rahayu Rahmadani
Rahayu Rahmadani

Berawal dari keprihatinan tidak adanya wadah berkesenian bagi anak-anak di sekitar tempat tinggalnya, mendorong Rahayu Rahmadani, 23, mendirikan sanggar tari. Begitu lulus dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, dia mendirikan sanggar berlokasi di Pendapa Kantor Kecamatan Plumpang.

BEGITU mendapat gelar sarjana seni pada Oktober 2023, dara yang akrab disapa Rahayu ini langsung bersemangat untuk membagikan ilmu seni yang telah didapatkanya saat kuliah.

‘’Tujuannya memberi wadah anak-anak yang ingin belajar tari agar tak perlu jauh-jauh ke luar kecamatan,’’ ujar dia.

Rahayu menekuni dunia seni tari sejak masih menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Plumpang.

Saat itu, bakatnya dia salurkan dengan mengikuti sanggar tari yang ada di Kecamatan Rengel atau berjarak belasan kilometer dari tempat tinggalnya.

Berkaca dari pengalaman tersebut, menjadi salah satu alasan dara yang tinggal di Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang ini mendirikan sanggar tari di dekat tempat tinggalnya.

Dia mengaku ingin anak-anak di sekitar Kecamatan Plumpang untuk mengasah bakat.

Sanggar tari yang diberi nama Niskala Rahayu itu sudah berdiri sekitar satu bulan silam.

Dia mengaku terharu saat melihat antusias masyarakat sekitar yang sangat positif. Bahkan kini telah memiliki sekitar 34 anggota dari berbagai jenjang usia.

‘’Senang rasanya dapat dukungan penuh dari masyarakat sekitar,’’ kata Alumni SMA Negeri 1 Plumpang itu.

Guru ekstrakurikuler tari SMP Negeri 1 Plumpang itu tak hanya memberi wadah latihan saja.

Namun juga mengadakan program yang terstruktur dan terencana dalam jenjang waktu yang ditentukan.

Salah satu program yang dia usung salah satunya akan rutin mengadakan uji kompetensi bagi para peserta selama enam bulan sekali.

Selain itu, juga ada program Niskala Tour yaitu mengadakan studi banding dengan sanggar tari dari daerah lain.

‘’Anak-anak bisa belajar dan sharing dengan anggota dari sanggar lain,’’ imbuhnya.

Berbagai jenis tari telah dikuasai dan diajarkan oleh Rahayu.

Seperti tari tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, hingga tari mancanegara.

Selain tari, Rahayu juga menguasai tata rias dan tata busana.

‘’Ketiganya saling berkaitan dalam sebuah pertunjukan, ketika masih kuliah mempelajari semuanya,’’ ujar dia.

Melalui sanggar tari tersebut, Rahayu mengajak anak muda di Tuban untuk mengisi masa mudanya dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat.

Dia juga membuka pintu kepada seluruh elemen masyarakat jika ingin bergabung dengan sanggar tarinya.

‘’Latihannya rutin setiap Sabtu dan Minggu pukul 14.00 sampai pukul 16.00 di Pendapa Kantor Kecamatan Plumpang,’’ jelas dia. (an/yud)

Editor : Amin Fauzie
#Tuban #Niskala Rahayu #kecamatan plumpang #Sanggar tari