Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Gubernur Khofifah Pamit pada Apel Terakhir Kepemimpinan Periode Pertama, Berikut Pesan yang Disampaikan

Dwi Setiyawan • Selasa, 13 Februari 2024 | 08:36 WIB
KENANGAN AKHIR PEMERINTAHAN PERTAMA: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama pegawai Pemrov Jatim foto selfie bareng.
KENANGAN AKHIR PEMERINTAHAN PERTAMA: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama pegawai Pemrov Jatim foto selfie bareng.

Selama Lima Tahun, Mampu Raih Total 738 Penghargaan

SURABAYA- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar apel terakhir bersama ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur di Jalan Pahlawan Nomor 110 Surabaya, Senin (12/2).

Sebagaimana diketahui, hari ini menjadi hari terakhir Gubernur Khofifah menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak untuk periode pertama.

"Hari ini tanggal 12 Februari adalah hari terakhir kepemimpinan kami. Saya dan Pak Emil untuk periode ini," kata Gubernur Khofifah dalam arahannya saat memimpin apel.

Secara Khusus, ia menyampaikan terima kasih kepada segenap jajaran Pemprov Jawa Timur yang telah mendukungnya menjalankan pemerintahan di Jawa Timur.

Dia menyampaikan, banyak hal yang telah dilakukan seluruh pimpinan dan pegawai di lingkungan Pemprov Jatim untuk mengantarkan Jawa Timur meraih berbagai prestasi.

"Saya menyampaikan terima kasih atas seluruh dedikasi, kerja keras, kebersamaan, bentuk perjuangan dan pengorbanan semuanya hingga Jawa Timur pada pencapaian prestasi- prestasi yang luar biasa,"  ucapnya.

Di kesempatan ini, gubernur perempuan pertama di Jatim itu meminta agar semua yang ada di jajaran Pemprov Jatim untuk menjaga seluruh kinerja terbaiknya agar seluruh prestasi dan capaian yang telah diraih tetap bisa dipertahankan.

Setidaknya, terdapat 738 penghargaan dari berbagai sektor yang telah diraih Pemprov Jatim selama lima tahun terakhir di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak.

Di samping itu, industri manufaktur Jatim pada Mei ini akan tembus 35 persen dan siswa-siswi SMA Jatim menjadi yang tertinggi diterima di perguruan tinggi negeri di Indonesia sejak 2020.

Kemudian, sektor pertanian juga menuai prestasi sejak 2020. Itu setelah Provinsi Jawa Timur mencatat produksi padi tertinggi secara nasional dan berbagai prestasi di sektor lainnya.

Angka penurunan kemiskinan esktrem Jatim sebesar 3,58 persen atau 1.480.140 jiwa selama tiga tahun terakhir mulai 2020-2023.

Kemiskinan ekstrem di Jatim turun drastis dari 4,4 persen atau setara 1.812.210 jiwa pada 2020 menjadi 0,82 persen atau 331.980 jiwa pada Maret 2023.

Khofifah menyebut segala capaian tersebut adalah buah dari kerja keras semua jajaran Pemprov Jatim.

Utamanya semua yang ada di front liner pelayanan kepada masyarakat.

Seperti pelayanan pendidikan, kesehatan, perizinan terpadu satu pintu juga para pendamping dan para penyuluh pertanian.

"Sampaikan salam dan terima kasih kami kepada para petani, kepada para pendamping dan penyuluh pertanian yang memberikan dedikasi luar biasa untuk menjaga ketahanan pangan nasional melalui sektor pertanian di Jawa Timur dan juga sektor-sektor lain," katanya.

Di sisi lain, Khofifah berharap semua pihak di lingkup Pemprov Jatim terus mengawal dan menyelesaikan beberapa hal yang masih menjadi PR.

Seperti penyerahan tanah dari Kementerian PUPR untuk pembangunan Indonesia Islamic Science Park (IISP) di kaki jembatan Suramadu sisi Madura juga pembangunan Sustainable Urban Mobility Plan yang akan dibangun untuk wilayah Surabaya Raya, Lamongan, Tuban dan Jombang.

"Karena feasibility studynya April ini akan selesai. Dan kalau April ini selesai pembangunannya bisa sesegera mungkin kita lakukan," ujarnya.

"Ada hal-hal yang memang masih harus terus didorong untuk bisa mencapai pada titik yang diharapkan bisa memberikan kemanfaatan lebih luas," imbuhnya.

Tak hanya itu. Khofifah juga meminta seluruh jajaran Pemprov Jatim meneruskan membaca salawat dan menyantuni anak yatim yang selama lima tahun dan telah menjadi tradisi di hampir setiap agenda Pemprov Jatim.

Menurut dia, hal tersebut adalah bagian dari ikhtiar spiritual untuk meraih keberkahan dan capaian prestasi di Jawa Timur.

"Ini penting, Pancasila sila ketuhanan yang maha esa tidak sekadar dihafal, tapi juga diamalkan. Kita mencoba mengamalkan itu, antara lain, tiap kegiatan yang sekarang lihat ada santunan yatim, ada sholawat. Saya mohon diteruskan para Bapak Ibu sekalian dan terutama PJ Gubernur nanti tolong diteruskan," pintanya.

Gubernur Khofifah juga kembali mengajak menjaga Jawa Timur menjadi provinsi yang guyub, rukun, aman, damai dan kondusif. Ia meminta semua tetap menjaga segala yang baik dan meninggalkan yang kurang baik.

"Teruskan apa-apa yang baik dan tinggalkan yang kurang baik, mari kita menjaga persaudaraan, jaga Jawa Timur tetap rukun, aman, damai, dan kondusif, saya dan Pak Emil pamit," pungkasnya.

Sementara itu, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak juga menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf selama menjalankan tugas mendampingi Gubernur Khofifah dan bekerja sama dengan keluarga besar Pemprov Jatim.

Menurutnya, selama lima tahun terakhir kultur CETTAR yaitu cepat, efektif, tanggap, transparan, akuntabel dan responsif telah dijalankan di hampir semua lini oleh jajaran Pemprov Jatim.

"Saya atas nama pribadi menyampaikan terima kasih atas dukungan ibu bapak sekalian seluruh keluarga besar Pemprov Jawa Timur kita merasakan selama lima tahun genap membangun chemistry," katanya.

Emil menambahkan, berbagai keberhasilan yang diraih Jawa Timur sampai saat ini berkat leadership Gubernur Khofifah.

Karena itu, dia mendoakan agar Gubernur Khofifah selalu diberikan kemudahan dan kelancaran dalam segala ikhtiar yang dilakukan.

"Kepemimpinan beliau masih sangat dibutuhkan di negara yang kita cintai ini. Saya sekaligus mewakili istri saya untuk menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf karena selama ini juga membantu ibu gubernur," ucapnya.

Turut hadir pada apel pagi ini, antara lain, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, para asisten Sekda Provinsi Jawa Timur, para staf ahli Gubernur Provinsi Jawa Timur, para kepala OPD Provinsi  Jatim, para direktur, dan wakil direktur RSUD Provinsi Jatim, serta seluruh pegawai di lingkup Setda Provinsi Jawa Timur. (*/ds)

Editor : Amin Fauzie
#Khofifah Pamit #Pemprov Jatim #CETTAR #kepemimpinan #apel terakhir #gubernur