Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tak Terima Laporan Kinerja Buruk, Berseteru, Guru Pukul Guru di SDN Prunggahan III Tuban

Andreyan (An) • Rabu, 14 Februari 2024 | 23:53 WIB
Ilustrasi Pemukulan
Ilustrasi Pemukulan

RADARTUBAN – Bukannya memberi contoh yang baik, SLM, inisial salah satu guru SDN Prunggahan III justru melakukan tindakan tak terpuji.

Guru yang baru diangkat sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) itu diduga melakukan pemukulan terhadap guru lain di lembaga pendidikan yang sama.

Korbannya berinisial IWN, guru pendidikan agama Islam sekolah setempat.

Menurut kesaksian dari salah satu wali murid sekolah tersebut, pemukulan pada Senin (12/2) itu bermula dari laporan yang dilakukan pihak sekolah kepada pengawas terkait kinerja SLM yang dinilai buruk.

Selama mengajar SLM sering bolos dan merokok di lingkungan sekolah.

Bahkan, Pemkab Tuban melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tuban sudah dua kali mendatangi lokasi untuk melakukan pembinaan pada Oktober dan Januari.

Bukannya membaik, SLM justru melakukan pemukulan terhadap IWN.

‘’IWN dituding menjadi pelapor terhadap kinerja buruk pelaku,’’ kata salah satu sumber yang namanya enggan dikorankan.

Dikonfirmasi terkait aduan tersebut, Plt Pengawas SD Semanding Siti Wasyiatul membenarkan bahwa SLM merupakan salah satu guru yang dalam pengawasan.

Sebab, mengacu Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), indikator kinerja SLM di bawah ekspektasi.

‘’SKP ini terbaca sampai ke pusat. Selanjutnya, pusat memberi informasi ke daerah untuk klarifikasi,’’ ungkap dia.

Melalui SKP itulah, SLM dinilai bekerja tak maksimal. Sehingga dua kali dievaluasi oleh pemkab.

Bahkan, BKPSDM sudah pernah melakukan pembinaan kedisiplinan.

SLM sudah diminta untuk evaluasi dan berkinerja lebih baik.

‘’Untuk mengecek perkembangan kinerja, Senin (12/1) kami datang ke lokasi tapi justru ada laporan pemukulan saat itu juga,’’ terang dia.

Setelah mendapat laporan terkait kinerja ST, pengawas sekolah bersama sejumlah guru senior melakukan pertemuan di sekolah tersebut.

Di tengah rapat pertemuan itu berlangsung, SLM izin keluar dari forum dan mendatangi IWN yang sedang duduk di ruangan sebelah dengan melayangkan dari belakang tubuh korban.

‘’Lalu korban mendatangi saya melaporkan pemukulan itu,’’ ungkapnya.

Pejabat definitif Pengawas SD Palang ini mengatakan, belum diketahui apakah pemukulan itu hanya bercanda atau karena perseteruan.

Terkait tuduhan SLM terha dap IWN yang melaporkan kinerja buruk, Wasyiatul menjelaskan bahwa SKP merupakan laporan kinerja langsung dari pemerintah pusat.

‘’ASN berkinerja buruk tidak harus ada yang melaporkan karena sudah ada SKP,’’ lanjut dia.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban Abdul Rakhmat menuturkan, hingga kemarin belum ada laporan terkait pemukulan tersebut yang dia terima.

Jika memang terbukti bersalah, maka Disdik akan memberikan sanksi sebagaimana mestinya.

‘’Langkah pertama akan kami lakukan mediasi terhadap kedua belah pihak,’’ imbuhnya.

Rakhmat menambahkan, dalam hal ini kepala sekolah punya peran penting untuk menyelesaikan permasalahan kedua pihak yang berseteru.

Jika memang tidak bisa diselesaikan secara lingkup internal sekolah maka Disdik akan menindak lanjuti.

‘’Jika memang akan ditempuh jalur hukum juga ada prosedurnya sendiri,’’ lanjut dia. (an/yud)

Editor : Amin Fauzie
#Tuban #pukul guru #SDN Prunggahan III