RADARTUBAN-Setelah cukup lama hidup tanpa penerangan listrik di tengah pemukiman elit Perum Puri Indah Tuban, Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban, akhirnya keluarga janda Samijah tak lagi gelap gulita sepanjang malam.
Jumat (16/2) sekitar pukul 18.25, rumah keluarga miskin di ujung Jalan Galunggung perumahan setempat tersebut diterangi lampu Listrik.
Pemasangan saluran listrik tersebut dibantu M. Anwar, salah satu pengusaha yang tinggal di lingkungan perumahan setempat.
Pada boks meter PLN, saluran listrik yang terpasang atas nama Kasiati, anak pertama
Samijah. Dayanya 900 VA.
Bola lampu yang menerangi rumah yang dihuni Samijah bersama anak pertamanya Kasiati, dan Mustofa Bisri Ahmadun, 8, cucunya itu sebanyak tiga buah.
Masing-masing terpasang di ruang tengah, bagian belakang, dan kamar.
Selain tiga lampu terpasang juga satu stop kontak.
Begitu rumahnya teraliri listrik, Samijah langsung memasak nasi dengan rice cooker atau penanak nasi. Itulah aktivitas pertamanya dengan listrik.
Tak jauh dari peralatan listrik tersebut terlihat tungku tanah yang masih tersisa arang kayu.
Diwawancarai Jawa Pos Radar Tuban, Samijah tampak berbunga-bunga.
Dia tak bisa mengekspresikan kebahagiaannya dengan ucapan.
‘’Matur nuwun nggih,’’ ucapnya berkali-kali.
Begitu juga Kasiati. Jumat petang, dia keluar.
Begitu masuk rumahnya yang tampak terang, wajahnya terlihat berbinar.
Lurah Latsari, Kecamatan Tuban M. Gufron yang dikonfirmasi melalui pesan pendek yang dikirim melalui Whatsapp hanya merespons syukur.
‘’Alhamdulillah,’’ tulisnya.
Anwar yang dihubungi melalui sambungan telepon, tidak memberikan komentar terkait bantuan pemasangan listrik yang diberikan.
‘’Saya tidak mau komentar,’’ ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, kesenjangan sosial terjadi di tengah pemukiman elit Perum Puri Indah di Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban.
Samijah bersama anak pertama dan cucunya yang berusia delapan tahun hidup sangat menderita.
Begitu miskinnya, keluarga ini tinggal di rumah tanpa penerangan lampu listrik yang sepanjang malam gelap gulita. (zia/ds)
Editor : Amin Fauzie