Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Hasil Perolehan Suara Caleg DPR RI Dapil IX Jawa Timur: Didik Mukrianto Disalip Eko Wahyudi. Berikut Perolehan Caleg Lainnya

M. Mahfudz Muntaha • Senin, 19 Februari 2024 | 17:25 WIB
Menyambut Musda Golkar Tuban, Eko Wahyudi tegaskan tak mencalonkan diri.
Menyambut Musda Golkar Tuban, Eko Wahyudi tegaskan tak mencalonkan diri.

RADARTUBAN - Partai Demokrat di Pileg DPR RI dapil IX tahun ini diprediksi gagal meloloskan caleg-nya ke senayan.

Berdasar hasil penghitungan sementara di laman https://pemilu2024.kpu.go.id, perolehan suara caleg DPR RI andalan Partai Demokrat, Didik Mukrianto jauh tertinggal dari caleg lain, sehingga berpotensi gagal.

Dari total suara masuk sekitar 73,17 persen, caleg incumbent itu hanya mendapat 39.497 suara. Merosot tajam dibanding Pileg 2019 yang mencapai 114 ribu-an.

Perolehan suara anggota DPR RI dua periode itu disalip suara caleg pendatang baru dari Partai Golkar, yakni Eko Wahyudi.

Caleg nomor urut empat itu mendapat 76.004 suara. Sehingga hampir pasti terpilih dan menggeser peluang Didik Mukrianto.

Praktis, nanti bakal ada dua perwakilan anggota DPR RI dari Partai Golkar. Yakni, Eko Wahyudi dan Haeny Relawati Rini Widyastuti. Caleg incumbent asli Tuban itu mendapat 107.991 suara.

Dari enam kursi DPR RI dari dapil IX Jawa Timur yang tersedia, empat kursi lainnya bakal diisi dua caleg PKB, yakni Anna Mu’awanah yang mendapat 68.622 suara dan Ratna Juwita Sari 66.309 suara, kemudian satu caleg Partai Gerindra Wihadi Wijanto yang mendapat 54.263 suara dan PDI Perjuangan yang diwakili Abidin Fikri meraih 43.329 suara.

Pengamat Politik Tuban, Sullamul Hadi mengatakan, perolehan suara Partai Demokrat yang merosot dan mengancam salah satu caleg incumbent tak lolos di Senayan, itu disebabkan banyak faktor.

Salah satunya, terbelahnya basis suara Partai Demokrat yang dulu menyokong Didik Mukrianto di Tuban.

Menurutnya, suara Didik Mukrianto tergerus menyusul hadirnya Ahmad Fahri Setiaji, putra Wakil Bupati Tuban.

Meski berangkat dari Partai Nasdem, namun caleg pendatang baru dan masih muda itu memiliki basis suara yang sama dengan Didik Mukrianto.

‘’Basis suara keduanya berasal dari satu organisasi yang sama. Itulah faktor yang paling memengaruhi (merosotnya suara Didik Mukrianto, Red),’’ katanya.

Sementara itu, lanjut Sullamul Hadi, caleg lain dari Partai Golkar, seperti Eko Wahyudi memiliki basis suara yang cukup kuat.

‘’Ketika Eko Wahyudi maju, sudah banyak yang memprediksi bakal jadi. Dengan begitu bakal ada incumbent yang tergeser,’’ ujarnya.

Lain hal dengan suara PKB, Gerindra, dan PDIP yang tidak begitu terpengaruh dengan caleg lain. Sehingga para incumbentnya masih bertahan. (fud/tok)

Editor : Amin Fauzie
#Perolehan Suara Caleg DPR RI #Eko Wahyudi #Dapil IX Jawa Timur #Didik Mukrianto