RADARTUBAN – Jangan salahkan apabila internet di sekitar Jalan Soekarno-Hatta (Suhat) Tuban tiba-tiba padam.
Dua tiang penyedia jasa layanan internet bakal dirobohkan Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah IV Jawa Timur karena menjadi penghambat proyek pelebaran jalan.
Staff Lapangan Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah IV Jawa Timur Siska Yufina menyampaikan, dua tiang provider yang masih menancap di bahu jalan itu tak kunjung menemui kejelasan kapan akan dipindahkan.
Imbauan pemindahan tiang tidak ada respons oleh pemilik.
‘’Jika tidak segera dipindahkan akan mengganggu pengerjaan proyek pelebaran jalan,’’ ujar dia.
Sebelumnya, pihaknya sudah ngirim surat imbauan pemindahan tiang kepada pemilik dua tiang layanan internet tersebut.
Namun imbauan tersebut tak kunjung mendapat respons positif.
Dua tiang tersebut posisinya berada di bahu jalan dan area sekitar drainase Jalan Soekarno - Hatta Tuban.
‘’Pengaspalan dan penyelesaian drainase akan terhambat karena tiang tersebut masih membentang di area proyek,’’ jelasnya.
Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah IV Jawa Timur, kata Siska, juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR PRKP) Tuban dan sepakat merobohkan tiang jika tidak dilakukan pemindahan dalam waktu dekat.
Siska menuturkan, jika tiang tersebut dirobohkan maka jaringan internet pengguna jasa provider di sekitarnya otomatis akan terputus.
Namun tim tak ada pilihan lain karena jika tidak segera dirobohkan maka berpotensi menyebabkan proyek pelebaran jalan akan molor.
‘’Nantinya yang akan dirugikan jika tiang dirobohkan adalah pihak yang menggunakan jasa layanan in ternet,’’ terangnya.
Proyek pelebaran Jalan Soekarno-Hatta Tuban dalam perencanaan awal ditarget selesai pada April 2024.
Terhitung kurang lebih dua bulan lagi proyek tersebut harus tuntas.
‘’Sisa dua bulan lagi tapi masih ada kendala tiang yang menghalangi proyek,’’ kata pejabat asal Blitar itu.
Lebih lanjut dia menyampaikan, jika proyek pelebaran jalan tidak tuntas pada April, pihak kontraktor akan mendapatkan denda sesuai kesepakatan awal.
‘’Denda yang diberikan akan dihitung per hari jika proyek molor,’’ kata dia.
Sebelumnya ada tiga tiang milik jasa layanan internet yang mengganggu proyek pelebaran jalan Soekarno Hatta Tuban.
Satu tiang milik Telkom telah mendapatkan kejelasan terkait pemindahannya, namun dua lainnya nasibnya masih abu-abu.
‘’Untuk tiang Telkom akan dipindahkan dalam pekan ini,’’ pungkas Siska. (an/yud)
Editor : Amin Fauzie