Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jembatan Silir Bakal Diperbaiki Tahun Ini, Camat Tambakboyo: Harus Direhab Total

Andreyan (An) • Rabu, 21 Februari 2024 | 22:30 WIB
MASIH RUSAK: Jembatan Silir Desa Dikir yang masih terbengkalai pasca diterjang arus sungai pada awal Februari lalu.
MASIH RUSAK: Jembatan Silir Desa Dikir yang masih terbengkalai pasca diterjang arus sungai pada awal Februari lalu.

RADARTUBAN – Pasca putus akibat diterjang luapan air sungai, Jembatan Silir di Desa Dikir, Kecamatan Tambakboyo bakal diperbaiki tahun ini.

Kepastian itu setelah peninjauan pihak Pemkab yang dilakukan beberapa hari terakhir.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Pemukikan (DPUPR PRKP) Tuban Basdi menyampaikan, perbaikan jembatan akan memanfaatkan anggaran pendapatan belanja daerah (APDB) Tuban 2024.

‘’Tahun ini akan dilakukan perombakan total pada konstruksi jembatan,’’ ujar dia.

Kapan perbaikan dimulai? Mengingat jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses penyambung antardesa, Basdi hanya memastikan perbaikan dijadwalkan dalam waktu dekat.

‘’Yang jelas dalam waktu dekat akan segera dilakukan pembangunan,’’ jelas Basdi yang belum mengungkapkan secara detail waktu perbaikan.

Lebih lanjut dia menyampaikan, kerusakan pada konstruksi Jembatan Silir sudah cukup parah. Sehingga harus dilakukan pembangunan dari pondasi awal. Pemicunya karena faktor usia.

‘’Kedua sisi jembatan cukup memprihatinkan kondisinya,’’ terangnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat yang terdampak rusaknya akses penghubung antardesa itu agar melewati jalur alternatif untuk sementara waktu.

‘’Untuk warga sekitar mohon bersabar untuk sementara waktu,’’ tuturnya.

Terpisah, Camat Tambakboyo Ari Wibowo Waspodo menyambut positif terkait tinjauan dari pihak Pemkab pada tanggal 15 Februari lalu.

‘’Harapannya, semoga segera ditindaklanjuti lebih cepat agar akses di desa setempat kembali normal,’’ ujar dia.

Ari menambahkan, ambrolnya Jembatan Silir mengakibatkan akses warga Desa Dikir  dan Desa Ngulahan hingga kini lumpuh untuk sementara waktu.

Warga desa yang ingin menuju pusat Kecamatan Tambakboyo atau pun sebaliknya harus melalui jalur alternatif Desa Plajan yang jaraknya belasan kilometer.

‘’Jarak yang ditempuh sekitar lima belas menit,’’ imbuhnya.

Berdasarkan kerusakan yang terjadi pada jembatan, kerusakannya tergolong berat dikarenakan dua sisi jembatan mengalami retak yang cukup besar.

‘’Kalau melihat tingkat kerusakan, perbaikannya haruslah dirombak total,’’ jelasnya.

Sebelumnya juga disampaikan kalau semenjak jembatan dibangun, hanya dilakukan perbaikan ringan saja pada sisi samping jembatan.

‘’Jembatan ini usianya sudah dua puluh tahunan, sudah seharusnya membutuhkan perombakan total,’’ tandasnya. (an/yud)

Editor : Amin Fauzie
#Jembatan Silir #Desa Dikir Kecamatan Tambakboyo