RADARTUBAN – Jabatan Ketua, Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tuban hampir pasti menjadi jatah Partai Golkar, PKB, dan PDI Perjuangan.
Sedangkan jatah wakil ketua III masih diperebutkan antara Gerindra dan Nasdem.
Sejauh ini—berdasar hasil hitung cepat KPU, keduanya sama-sama meraih empat kursi.
Lantas, bagaimana cara menentukan jatah wakil ketua III? Jika dua parpol atau lebih mendapat kursi yang sama, maka penentuannya adalah suara parpol terbanyak.
Merujuk hasil hitung cepat KPU di laman infopemilu2024.kpu.go.id, untuk sementara ini Partai Gerindra masih memimpin dengan 44.765 suara. Sedangkan Nasdem mendapat 42.613 suara.
Sekretaris DPC Gerindra Tuban Lutfi Firmansyah optimistis wakil ketua III adalah jatah partainya.
Pasalnya, suara Gerindra masih unggul jauh dibanding Nasdem. Selisih 2 ribu lebih.
‘’Sementara ini masih kejar-kejaran dengan Nasdem,’’ ujarnya.
Diakui Lutfi, jatah wakil ketua DPRD menjadi target partainya. Sebab, upaya untuk mempertahankan perolehan lima kursi pada Pileg 2024 ini sudah hampir pasti gagal.
Sehingga, harapan paling realistis adalah jatah wakil ketua.
‘’2019 lalu kami mendapat lima kursi, tapi kalah suara dengan Partai Demokrat yang sama-sama dapat lima kursi, sehingga jatah kursi wakil ketua menjadi milik Demokrat,’’ bebernya.
Untuk memastikan peluang jatah wakil ketua tersebut, pihaknya bersama jajaran pengurus, kader, dan simpatisan akan terus mengawal suara Partai Gerindra hingga rekapitulasi selesai.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis tadi malam, Ketua DPD Nasdem Tuban Riyadi tidak memberikan tanggapan apa pun terkait potensi partainya untuk menduduki kursi wakil ketua DPRD.
Pesan konfirmasi yang dikirim wartawan koran ini tak kunjung dijawab. (fud/tok)
Editor : Amin Fauzie